KOMPAS.com - Operasi pengecilan payudara kini semakin populer di Inggris. Tren ini bahkan mulai menggeser popularitas operasi pembesaran payudara yang selama bertahun-tahun identik dengan prosedur kecantikan perempuan. Menurut data British Association of Aesthetic Plastic Surgeons (BAAPS) pada April 2026, untuk pertama kalinya jumlah perempuan yang menjalani operasi pengecilan payudara dan pelepasan implan lebih tinggi dibanding mereka yang memilih operasi pembesaran payudara.
Penurunan Operasi Pembesaran Payudara
Jumlah prosedur pembesaran payudara di Inggris pada 2025 bahkan turun sekitar 8 persen. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi di kalangan perempuan Inggris.
Pandangan Presiden BAAPS
Presiden BAAPS, Nora Nugent, menilai perubahan ini mencerminkan pergeseran standar kecantikan. Menurutnya, perempuan kini lebih memilih kenyamanan dan kesehatan daripada sekadar mengikuti tren kecantikan yang sudah lama ada.
Faktor Pendorong Tren Baru
Beberapa faktor yang mendorong tren ini antara lain kesadaran akan risiko kesehatan dari implan payudara, serta perubahan persepsi tentang bentuk tubuh ideal. Operasi pengecilan payudara juga sering dilakukan untuk mengurangi keluhan fisik seperti nyeri punggung dan leher.
Dengan tren ini, operasi pengecilan payudara diprediksi akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Perubahan ini menandai era baru dalam dunia bedah kosmetik di Inggris.



