Warga Grobogan, Jawa Tengah, dihebohkan dengan viralnya video yang diduga memperlihatkan teror hantu pocong. Video tersebut beredar luas di media sosial dan sempat membuat masyarakat setempat resah.
Salah satu unggahan muncul di grup Facebook Info Juwangi Sendangharjo Karangrayung. Seorang anggota grup menanyakan kebenaran video tersebut. "Maaf dapat info dari istri apa benar ada kejadian poling (pocong maling) di Ds. Karangsono?" tulis akun tersebut, sebagaimana dilansir detikJateng pada Senin (25/5/2026).
Unggahan itu disertai tangkapan layar percakapan WhatsApp berbahasa Jawa yang menyebutkan teror pocong bersenjata tajam di wilayah Karangsono. Selain itu, ada video yang diduga menunjukkan pocong mengetuk jendela rumah, namun tidak jelas waktu dan lokasinya. Akun Instagram @infogrobogan.id juga mengunggah dua tangkapan layar status WhatsApp serupa.
Polisi: Itu Hoaks
Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, menegaskan bahwa unggahan tersebut adalah hoaks. "Hoax. Dalam postingan tersebut, daerah Karangsono yang dimaksud yaitu daerah Stasiun Karangsono turut Desa Suru, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan," kata Arif saat dikonfirmasi pada Minggu (24/5/2026).
Arif menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan patroli media sosial. Hasilnya, video serupa ditemukan di berbagai platform dengan lokasi yang berbeda-beda. "Bahwa dari hasil penelusuran dari berbagai video yang sama dan diposting di berbagai platform media sosial didapati juga berlokasi di wilayah Magelang," ujar Arif.
"Sehingga ada kemungkinan video tersebut dipakai oleh beberapa akun dengan hanya mengganti narasi caption lokasi yang berbeda-beda," lanjutnya.
Motif di Balik Penyebaran
Menurut Arif, unggahan hantu pocong ini digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi dan menakut-nakuti masyarakat Grobogan. Pihak kepolisian kini tengah berupaya menangkal isu tersebut melalui Bhabinkamtibmas.
"Mengedepankan peran dari Bhabinkamtibmas Polsek jajaran memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan resah dalam menyikapi beredarnya isu hantu pocong," pungkas Arif.
Polisi juga mengimbau warga untuk lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah percaya pada konten yang belum terverifikasi kebenarannya.



