Seorang wanita berinisial AA menjadi korban pembunuhan keji setelah pelaku melemparkannya dari atas Tol BORR ke Jalan Raya Sholeh Iskandar (Sholis), Kota Bogor. Peristiwa tragis ini mengguncang keluarga korban, terutama pamannya, Syamsudin (52), yang mengenang AA sebagai anak yatim piatu yang gigih berjuang demi pendidikan.
Keluarga Ungkap Sosok Korban
Syamsudin menuturkan bahwa AA telah kehilangan kedua orang tuanya sejak kecil. Ia kemudian dirawat oleh pamannya hingga dewasa. "Saya sampaikan lagi bahwa almarhumah ini adalah anak yatim piatu, bapaknya sudah meninggal, ibunya sudah meninggal, karena kebetulan saya yang merawat dia dari kecil, dari sebelum sekolah sampai besar. Saya pengganti orang tuanya," ujar Syamsudin di lokasi kejadian, Minggu (24/5/2026).
Menurut Syamsudin, AA adalah pribadi yang mandiri dan pekerja keras. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan S1 dengan bekerja sambil kuliah. "Almarhumah pekerja keras, saya mendidik dia dari kecil sampai SMA, habis itu dia bekerja sambil kuliah. Lulus sarjana S1 sambil kerja. Sampai sekarang dan sama rekan-rekan kerjanya itu dia dikenal dermawan. Apalagi keluarga," tambahnya.
Harapan Keluarga untuk Pelaku
Polisi telah menetapkan tersangka dalam kasus ini. Syamsudin berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. "Harapan saya dan keinginan saya untuk pelaku dihukum setimpal perbuatannya. Dia menghilangkan nyawa seseorang berarti dia harus hilang nyawa juga, itu keinginan saya. Nyawa harus dibalas nyawa. Kalau bisa ya dihukum mati, paling enggak seumur hidup," tegasnya.
Syamsudin juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang bergerak cepat menangkap pelaku kurang dari 24 jam. Ia berharap kasus ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.



