Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A. K. Alsattari, secara langsung menyambut kepulangan sembilan Warga Negara Indonesia yang sebelumnya ditahan oleh militer Israel. Kedatangan Dubes Palestina terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kedatangan Dubes Palestina di Bandara Soetta
Berdasarkan pantauan langsung, Abdalfatah tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 15.00 WIB. Ia didampingi oleh sejumlah staf kedutaan serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Rombongan langsung menuju area kedatangan umrah untuk menunggu kedatangan para WNI.
Sebelum memasuki area kedatangan, Abdalfatah sempat memberikan salam kepada awak media yang telah bersiap meliput. Para jurnalis sudah berada di area kedatangan internasional sejak siang, menanti kedatangan sembilan WNI yang diterbangkan dari Istanbul, Turki. Pesawat diperkirakan mendarat sekitar pukul 15.30 WIB.
Proses Pemulangan Sembilan WNI
Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) dijadwalkan tiba di Indonesia pada Minggu sore. Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa pemerintah terus mengawal proses pemulangan para relawan hingga seluruhnya kembali ke tanah air dengan selamat.
“Sesuai arahan Menteri Luar Negeri, kami terus mengawal proses kepulangan para WNI relawan GSF hingga seluruhnya tiba kembali di Tanah Air dengan aman,” ujar Yvonne dalam pesan singkat pada Jumat, 22 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa Kemlu bersama perwakilan RI di luar negeri akan memantau setiap perkembangan untuk memastikan perjalanan berjalan lancar.
Latar Belakang Penahanan
Sebelumnya, sembilan WNI yang menjadi bagian dari misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 ditahan oleh militer Israel setelah armada bantuan yang menuju Gaza dicegat di perairan internasional. Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan tersebut dan melakukan berbagai upaya diplomatik untuk membebaskan para relawan.
Kedatangan Dubes Palestina di bandara menunjukkan dukungan penuh terhadap para relawan yang telah berjuang untuk kemanusiaan. Abdalfatah menyebut mereka sebagai pahlawan yang telah berani membela rakyat Palestina.
Reaksi Para WNI Setelah Dibebaskan
Beberapa WNI yang baru tiba tampak terharu dan bersyukur bisa kembali ke tanah air. Mereka menceritakan pengalaman pahit selama ditahan, termasuk perlakuan yang tidak manusiawi. Salah seorang relawan, Andre, menunjukkan bekas luka di tangannya akibat borgol yang dipasang terlalu ketat. Meski demikian, semangat kemanusiaan mereka tidak surut.
Pemerintah Indonesia berjanji akan terus mengawal kasus ini dan memastikan para relawan mendapatkan pendampingan psikologis serta hukum yang diperlukan.



