Iran dan Israel Hentikan Serangan, Ancaman Balasan Masih Ada
Iran-Israel Hentikan Serangan, Ancaman Balasan Ada

Iran dan Israel secara resmi menyatakan telah menghentikan serangan terhadap satu sama lain setelah kedua negara kembali terlibat baku tembak langsung untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata pada April 2026. Ketegangan terbaru ini dipicu oleh peluncuran rudal Iran ke Israel pada Minggu, 7 Juni 2026, sebagai balasan atas serangan yang menargetkan Beirut, Lebanon.

Kronologi Serangan Balasan

Setelah serangan rudal Iran, Israel merespons pada Senin dini hari dengan menargetkan sejumlah lokasi yang disebut sebagai situs militer di Iran. Meskipun kedua pihak sama-sama menyatakan telah menghentikan serangan, ancaman pembalasan tetap muncul jika gencatan senjata kembali dilanggar.

Respons Internasional

Ketegangan ini menarik perhatian dunia internasional, termasuk Amerika Serikat. Mantan Presiden AS Donald Trump dilaporkan menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di tengah memanasnya konflik. Langkah ini menunjukkan kekhawatiran global terhadap eskalasi lebih lanjut di kawasan Timur Tengah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Meskipun gencatan senjata telah disepakati, situasi tetap rapuh. Kedua negara masih dalam posisi siaga tinggi, dan komunitas internasional terus mendesak dialog untuk mencegah konflik terbuka kembali.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga