Warga Sipil Palestina Terjebak di Antara Kekerasan Israel dan Hamas
Warga Sipil Palestina Terjebak di Antara Kekerasan

Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB merilis laporan terbaru pada Selasa (9/6/2026) yang mengungkapkan bahwa warga sipil Palestina terjebak di antara kekerasan pasukan Israel, serangan pemukim, dan pemerintahan brutal Hamas di Gaza serta Tepi Barat. Laporan tersebut menyebutkan bahwa warga sipil Palestina secara sistematis dan sengaja menjadi sasaran pelanggaran hak asasi manusia berat di kedua wilayah tersebut.

Tekanan dari Berbagai Pihak

Laporan itu juga menyoroti tekanan yang dialami warga sipil Palestina dari kelompok yang mengeklaim memerintah mereka sendiri, termasuk Hamas yang menguasai Jalur Gaza. Komisi tersebut mendokumentasikan berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran yang dilakukan oleh semua pihak, termasuk pasukan Israel, pemukim ilegal, dan otoritas Palestina.

Pelanggaran Berat HAM

Menurut laporan tersebut, pelanggaran berat HAM yang terjadi meliputi pembunuhan, penyiksaan, penahanan sewenang-wenang, dan perampasan hak-hak dasar warga sipil. Komisi mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tindakan nyata guna melindungi warga sipil Palestina dan mengakhiri impunitas bagi para pelaku pelanggaran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Laporan ini menjadi pengingat bahwa situasi kemanusiaan di Palestina terus memburuk, dan warga sipil menjadi korban utama dari konflik yang berkepanjangan. Komisi PBB menyerukan agar semua pihak mematuhi hukum humaniter internasional dan menghentikan kekerasan terhadap warga sipil.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga