Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada tanggal 24 hingga 25 Mei 2026. Peringatan ini dikeluarkan menyusul dinamika cuaca yang masih menunjukkan ciri khas masa peralihan musim.
Penyebab Cuaca Ekstrem
BMKG menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca di Indonesia masih dipengaruhi oleh masa peralihan musim. Berkurangnya tutupan awan pada pagi hingga siang hari di sejumlah wilayah menyebabkan pemanasan permukaan bumi berlangsung lebih intensif. Akibatnya, suhu udara terasa lebih panas pada siang hari dan memicu pembentukan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan lebat dan angin kencang.
Suhu Tinggi Terpantau
Pada periode 18 hingga 20 Mei 2026, suhu maksimum di atas 35 derajat Celsius masih terpantau di beberapa wilayah. Daerah-daerah yang mengalami suhu tinggi tersebut meliputi Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat. Kondisi ini memperkuat potensi terjadinya cuaca ekstrem pada akhir Mei.
Wilayah Terdampak
Meskipun BMKG belum merinci secara spesifik wilayah mana saja yang akan terdampak, namun potensi hujan lebat dan angin kencang diperkirakan melanda sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG. Selain itu, disarankan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk dan mempersiapkan langkah antisipasi jika terjadi bencana. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini.



