Media Asing Soroti Kebijakan Prabowo, Rupiah Terpukul
Media Asing Soroti Kebijakan Prabowo, Rupiah Terpukul

KOMPAS.com - Salah satu berita populer kanal Tren sepanjang Selasa (9/6/2026) adalah soal media asing yang menyoroti beberapa kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut dinilai membuat pasar Indonesia terpukul dan investor menjauh. Berita ini memiliki tingkat keterbacaan tinggi di tengah kondisi rupiah yang terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Dampak Kebijakan terhadap Pasar

Pasar Indonesia mengalami tekanan akibat kebijakan yang diambil oleh pemerintahan Prabowo. Investor asing mulai menjauh karena ketidakpastian regulasi dan iklim investasi yang dianggap kurang kondusif. Hal ini tercermin dari pelemahan rupiah yang terus berlanjut, menembus level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Reaksi Investor

Para investor asing dilaporkan menarik dana mereka dari pasar saham dan obligasi Indonesia. Mereka khawatir dengan arah kebijakan ekonomi yang dianggap tidak pro-pasar. Beberapa analis asing juga menyoroti kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Update Gempa Filipina

Berita populer lainnya adalah update gempa Filipina dengan kekuatan magnitudo (M) 7,8 yang menyebabkan 35 orang tewas. Gempa tersebut mengguncang wilayah selatan Filipina dan memicu peringatan tsunami.

Korban dan Kerusakan

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban tewas mencapai 35 orang, sementara puluhan lainnya dilaporkan hilang. Tim penyelamat masih berupaya mencari korban di reruntuhan bangunan. Pemerintah Filipina telah mengerahkan bantuan darurat ke daerah terdampak.

Baca berita tanpa iklan dengan bergabung Kompas.com+.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga