BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Jawa-Bali dan Wilayah Lain Sepekan ke Depan
BMKG: Hujan Lebat Masih Guyur Jawa-Bali Sepekan ke Depan

BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Jawa-Bali dan Wilayah Lain Sepekan ke Depan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk kawasan Jabodetabek. BMKG memprediksi curah hujan ringan hingga lebat masih akan terjadi sepekan ke depan, dengan dampak signifikan terhadap kondisi cuaca di berbagai daerah.

Data Curah Hujan dan Wilayah Terdampak

Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menyampaikan bahwa dalam periode 24 jam terakhir, curah hujan terukur mencapai 179 mm di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, serta 168 mm di Atang Sanjaya, Kabupaten Bogor. Durasi hujan relatif panjang, berlangsung sejak malam hingga pagi hari.

Selain itu, BMKG mencatat hujan dengan intensitas lebat terjadi di beberapa wilayah lain, seperti:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Sulawesi Utara (80,8 mm/hari)
  • Jawa Barat (78,9 mm/hari)
  • Kepulauan Riau (55,0 mm/hari)

Andri mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan hujan dengan intensitas lebat di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

Faktor Penyebab dan Prediksi ke Depan

Peningkatan intensitas hujan ini dipengaruhi oleh penguatan Monsun Asia yang membawa angin baratan cukup kuat, sehingga mempercepat pertumbuhan awan konvektif, terutama di wilayah barat dan selatan Indonesia. Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini terpantau berada di wilayah barat Indonesia (Samudra Hindia) turut berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan, dan Sulawesi bagian utara.

Dalam sepekan ke depan, BMKG memperkirakan fenomena atmosfer tersebut masih akan memberikan dampak signifikan. Secara umum, cuaca diprakirakan didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, wilayah dengan potensi hujan lebat-sangat lebat meliputi Banten, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.

Pemantauan dan Kesiapsiagaan

BMKG akan terus memantau perkembangan dinamika atmosfer secara intensif. Informasi cuaca dan peringatan dini akan disampaikan secara berkala untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat serta pemerintah daerah dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti update terbaru dari BMKG guna mengantisipasi dampak buruk dari hujan lebat yang berkelanjutan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga