Pembukaan Kembali Jalur Minyak Strategis
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa kapal-kapal mulai kembali melintasi Selat Hormuz setelah Washington dan Teheran mencapai kesepakatan gencatan senjata di Timur Tengah. Trump menyatakan jalur minyak vital tersebut akan "sepenuhnya terbuka" pada Jumat, 19 Juni 2026.
Dampak Konflik Berbulan-bulan
Pembukaan kembali Selat Hormuz dinilai sebagai langkah krusial setelah konflik berkepanjangan yang telah menimbulkan korban jiwa, gejolak ekonomi global, dan lonjakan harga minyak dunia. Ratusan kapal masih terdampar akibat situasi tersebut.
Pentingnya Selat Hormuz
Selat Hormuz merupakan salah satu rute energi paling vital di dunia. Sekitar 20 persen dari total minyak mentah global biasanya melewati jalur ini, menjadikannya titik strategis bagi pasokan energi internasional.
Dengan dibukanya kembali Selat Hormuz, diharapkan stabilitas harga minyak dan pasokan energi global dapat pulih secara bertahap. Kesepakatan damai ini menjadi angin segar bagi perekonomian dunia yang sempat tertekan akibat ketidakpastian di kawasan Timur Tengah.



