Rosan: 88 Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Masuk RS, 28 Sudah Pulang
88 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masuk RS, 28 Pulang

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa sebanyak 88 orang korban kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi telah dibawa ke rumah sakit. Dari jumlah tersebut, 28 orang sudah diperbolehkan pulang.

Korban Meninggal dan Perawatan

Rosan menyampaikan bahwa saat ini terdapat 15 korban yang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian yang terjadi pada Senin malam itu. "Tentunya pertama-tama kami sangat prihatin atas kejadian kecelakaan kereta api yang kemarin malam terjadi, dan kita ketahui ada korban, baik yang meninggal 15 orang," ujarnya saat menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Tanggung Jawab KAI

Rosan mendatangi langsung korban yang dirawat di ruang inap RSUD Bekasi. Ia memastikan bahwa KAI akan bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan para korban hingga tuntas. "Pemerintah dalam hal ini KAI akan bertanggung jawab penuh atas biaya kesehatan dan biaya-biaya lainnya yang disebabkan oleh kecelakaan ini," tegasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Evaluasi dan Langkah Ke Depan

Lebih lanjut, Rosan menegaskan bahwa Danantara akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap KAI bersama kementerian terkait. "Kami akan mengevaluasi secara keseluruhan dan melakukan asesmen terhadap Kereta Api Indonesia bersama kementerian terkait untuk memastikan keselamatan menjadi prioritas utama," katanya.

Di sisi lain, Rosan menyebut proyek pembangunan flyover di lokasi kejadian akan segera dilaksanakan untuk mencegah terulangnya insiden serupa. "Itu akan dilaksanakan sesegera mungkin, dan ini langkah cepat dari Bapak Presiden untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang lagi," imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga