Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok masih mengalami kemacetan parah akibat jalan ambles sepanjang 16 meter. Kepolisian mengimbau para pengendara untuk mencari jalur alternatif agar tidak terjebak antrean panjang. Kanit Lantas Polsek Jagakarsa, AKP Benny Muchtar, menyatakan bahwa arus kendaraan di lokasi tetap dipaksakan mengalir meskipun hanya tersisa satu jalur yang bisa dilalui.
Imbauan Polisi untuk Pengendara
"Masih mengalir walaupun satu jalur yang kita pakai," kata Benny pada Jumat, 29 Mei 2026. Akibat kondisi ini, pengendara yang hendak menuju Depok diimbau untuk menghindari ruas Jalan Raya Lenteng Agung. "Silakan untuk pengguna Jalan Raya Lenteng Agung yang mengarah ke Depok mencari jalur alternatif," ujarnya.
Opsi Jalur Alternatif
Benny menyampaikan beberapa opsi jalan pengganti. Pengendara dari arah Pasar Minggu dapat mengambil putaran gardu untuk masuk ke Jalan Mohammad Kahfi. Dari jalur tersebut, kendaraan bisa melanjutkan perjalanan ke kawasan Beji, Depok. Pilihan lain, pengendara juga bisa mengambil arah Antasari, Andara, hingga Cinere. "Dari arah Pasar Minggu bisa lewat putaran gardu, menuju Jalan Mohammad Kahfi, terus ke arah Beji, Depok. Bisa juga ke jalur Antasari, Andara, Cinere," kata Benny.
Alternatif Jalan Raya Bogor
Selain itu, pengguna jalan juga dapat memilih Jalan Raya Bogor sebagai jalur alternatif menuju Depok. "Lewat Jalan Raya Bogor juga bisa," ujarnya. Meski demikian, polisi belum menerapkan rekayasa lalu lintas maupun contraflow di lokasi ambles. Benny menilai arus kendaraan masih dapat bergerak walau tersendat.
Dampak Jalan Ambles
Peristiwa jalan ambles ini menyebabkan kemacetan panjang di sekitar Lenteng Agung. Sejumlah pengendara motor bahkan terperosok ke lubang ambles saat mencoba melawan arah. Imbasnya, rute Transjakarta menuju Universitas Indonesia Depok juga terpaksa dipangkas. Sebelum ambles, jalan tersebut sempat bergelombang dan ditambal pada pagi hari, namun malamnya kembali ambles. Penyebab utama ambles diduga akibat gorong-gorong tua yang keropos.



