Listrik Aceh Berangsur Pulih, 17 dari 21 Gardu Induk Kembali Normal
Listrik Aceh Pulih, 17 Gardu Induk Kembali Normal

PT PLN (Persero) mengumumkan bahwa kelistrikan di Aceh berangsur pulih setelah gangguan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai yang dipicu cuaca ekstrem pada Jumat (22/5/2026). Hingga Sabtu (23/5) pukul 05.00 WIB, sebanyak 17 dari 21 gardu induk yang terdampak telah berhasil dinormalisasi.

Upaya Pemulihan oleh PLN

Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, menyatakan bahwa tim teknis terus bekerja maksimal untuk mempercepat penormalan. "PLN mengerahkan ratusan personel yang bekerja non-stop untuk memastikan seluruh kelistrikan di Aceh kembali normal," ujarnya di Banda Aceh.

Lukman juga meminta masyarakat untuk memantau perkembangan melalui aplikasi PLN Mobile atau kanal resmi lainnya. "Mohon doa dari seluruh masyarakat, tim terus berupaya dan kami pastikan listrik akan normal kembali," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak di Sumatera Utara

Pemadaman listrik juga terjadi di Kota Medan dan sekitarnya pada Jumat malam. Sabtu pagi, listrik mulai menyala di sebagian daerah, namun beberapa wilayah seperti Kecamatan Medan Selayang dan Medan Timur masih gelap. Warga melaporkan kondisi melalui media sosial.

Permintaan Maaf PLN

PLN menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman massal di Sumatera. Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa tim teknis telah diterjunkan untuk pengecekan menyeluruh dan pemulihan. "Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan memantau informasi resmi," katanya.

Langkah Selanjutnya

PLN berkomitmen untuk terus berupaya hingga seluruh sistem kelistrikan pulih. Masyarakat diimbau untuk mengakses informasi terkini melalui PLN Mobile atau Contact Center 123.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga