Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, dipadati penumpang pada Jumat (22/5/2026) siang. Kepadatan ini dipicu oleh gangguan operasional dua rangkaian kereta api (KA) secara bersamaan di area emplasemen stasiun. Berdasarkan pantauan, area tunggu stasiun tampak sangat ramai, bahkan beberapa penumpang terpaksa duduk di lantai karena kehabisan tempat duduk. Kondisi ini membuat lalu lintas penumpang di dalam stasiun menjadi sesak.
Keterlambatan Parah dan Keluhan Penumpang
Salah seorang penumpang, Tama (23), yang memegang tiket KA Matarmaja tujuan Blitar, Jawa Timur, mengaku telah menunggu sekitar dua jam namun belum ada kepastian keberangkatan. “Perjalanan seharusnya sekitar 13 jam. Kalau terlambat begini, bisa sampai Blitar sudah ganti hari,” ujarnya. Ia merasa dirugikan karena memiliki agenda keluarga di kampung halaman.
Penumpang lain, Joko (66), yang akan menuju Nganjuk dengan KA Bangunkarta, juga menyampaikan keluhan. Kereta seharusnya berangkat pukul 12.25 WIB, namun mengalami keterlambatan tanpa batas waktu akibat insiden anjloknya KA Jaka Tingkir dan KA Serayu. “Saya datang sekitar jam 11 WIB, lalu dikonfirmasi kereta banyak yang terlambat. Untuk Bangunkarta belum ada konfirmasi jam berapa berangkat. Saya hanya bisa menunggu pengumuman,” jelas Joko. Hingga pukul 13.31 WIB, ia bersama istrinya masih menunggu di gate 1.
Dampak pada Penumpang Lain
Sementara itu, penumpang KA 284 Serayu Pagi jurusan Kiaracondong baru saja diberangkatkan setelah menunggu lebih dari empat jam dari jadwal semula pukul 09.30 WIB. Keterlambatan ini menimbulkan ketidakpastian dan kerugian bagi para penumpang yang telah merencanakan perjalanan mereka.
Kejadian ini menunjukkan betapa rentannya sistem perkeretaapian terhadap gangguan operasional, yang berdampak langsung pada kenyamanan dan kepastian jadwal penumpang. Pihak KAI diharapkan segera memberikan informasi yang jelas dan solusi bagi para penumpang yang terdampak.



