Sebuah rumah di bantaran Sungai Ciliwung, Pondok Cina, Depok, nyaris ambruk setelah longsor terjadi pada Selasa sore, 26 Mei 2026. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Depok selama dua jam, menyebabkan tanah di tepi sungai terkikis dan longsor.
Longsor akibat Erosi Sungai Ciliwung
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok, Denny Romulo, membenarkan kejadian tersebut. Longsor terjadi sekitar pukul 17.40 WIB saat hujan deras melanda. "Satu rumah longsor disebabkan tanah di bantaran sungai Ciliwung terkikis," ujar Denny. Bagian sisi rumah yang berbatasan langsung dengan sungai mengalami longsor, diduga akibat pergeseran tanah yang dipicu hujan deras dan minimnya pohon penyangga di sekitar bantaran.
Motor Warga Terbawa Longsoran
Akibat longsor tersebut, sebuah sepeda motor milik warga ikut terbawa longsoran. Petugas Damkar yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi motor menggunakan peralatan khusus. Proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam karena jarak antara rumah dan daratan di aliran sungai cukup tinggi. "Butuh ekstra hati-hati saat evakuasi motor, dikhawatirkan terjadi pergerakan longsor susulan," jelas Denny.
Tidak Ada Korban Jiwa
Denny memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat longsor terjadi. "Tidak ada korban jiwa maupun luka, nihil," ungkapnya.
Penghuni Diminta Mengungsi
Untuk mengantisipasi longsor susulan akibat meningkatnya debit Sungai Ciliwung, Damkar meminta penghuni rumah untuk sementara mengungsi ke rumah saudara atau kerabat. "Kami meminta untuk tidak menempati rumah dahulu, dikhawatirkan apabila sungai Ciliwung deras, dapat berpotensi menggerus tanah yang longsor," tutur Denny.
Banjir juga Landa Depok
Selain longsor, hujan deras juga menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan di Depok. Salah seorang warga, Uswatun, melaporkan banjir setinggi 40 sentimeter di Jalan Keadilan Raya, Sukmajaya. Banyak pengendara motor nekat melintas, menyebabkan beberapa kendaraan mogok. "Tadi ada tiga motor mogok karena banjir, terpaksa didorong," jelas Uswatun. Ia menduga banjir dipicu buruknya saluran drainase yang tersumbat sampah. "Kalau hujan deras pasti banjir, air masuk saluran sepertinya terhalang," ucapnya.
Damkar Depok terus memantau kondisi di lokasi longsor dan mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi bencana susulan.



