Tembok Roboh, Siswa Kelas 6 SDN Tebet Barat Tetap Ulangan Tatap Muka
Siswa Kelas 6 SDN Tebet Barat Tetap Ulangan Tatap Muka

Siswa kelas 6 SDN Tebet Barat 08 Pagi, Jakarta Selatan, tetap menjalani ujian semester secara tatap muka meskipun tembok kelas roboh akibat turap yang terkikis air saat hujan deras. Sementara itu, siswa kelas 1 hingga 5 mengikuti pembelajaran secara daring atau online.

Penyesuaian Kegiatan Belajar Mengajar

Kepala Sekolah SDN Tebet Barat 08 Pagi, Daryono, menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) masih disesuaikan mengingat adanya perbaikan di lima petak area kantin. Ia menjelaskan bahwa tembok roboh disebabkan oleh kerusakan turap di bawahnya yang tidak mampu menahan tekanan air deras. Oleh karena itu, pihak sekolah memastikan keamanan dan keselamatan siswa dengan membatasi pembelajaran tatap muka hingga kondisi sekolah benar-benar kondusif.

“Sekarang masih tahap membereskan puing,” ujar Daryono.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Koordinasi dan Pemberlakuan PJJ

Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan koordinator kelas dan guru untuk memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak mengetahui informasi tembok sekolah roboh. Jam masuk sekolah pada Senin hingga Kamis untuk kelas bawah biasanya dimulai pukul 06.30 hingga 10.30 WIB, sedangkan kelas atas dari pukul 06.30 hingga 13.45 WIB.

Penyebab Tembok Roboh Menurut BPBD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan menyatakan bahwa penyebab tembok roboh di SDN Tebet Barat 08 Pagi adalah faktor usia bangunan yang materialnya sudah lama, sejak tahun 2015. Dari hasil asesmen, tembok diketahui sudah tua dan lapuk, serta bagian bawahnya terkikis air. BPBD menyarankan untuk menghindari akses jalan di sekitar area tersebut agar tidak membahayakan masyarakat.

Kronologi dan Penanganan

Tembok sekolah roboh terjadi pada Senin, 4 Mei 2026, pukul 22.00 WIB dan segera ditangani pada pukul 22.30 WIB. Saat ini, penanganan masih berlangsung dengan memasang karung, terpal, dan mengangkut puing bangunan. Petugas juga melakukan penopingan untuk mencegah pohon tumbang. Pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun pengungsian, serta telah berkoordinasi dengan unit kerja perangkat daerah (UKPD) terkait. Kerugian masih dalam tahap pendataan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga