KKP Gandeng E-Commerce Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP
KKP Gandeng E-Commerce Tingkatkan Literasi Digital KNMP

KKP Kolaborasi dengan E-Commerce untuk Perkuat Literasi Digital Pengelola KNMP

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat transformasi digital sektor perikanan dengan menggandeng platform e-commerce sebagai mitra strategis bagi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Langkah ini sekaligus menjadi upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan pengurus koperasi nelayan.

Webinar Nasional Dorong Pengelolaan Usaha Profesional

Melalui webinar nasional bertema “Dari Literasi Keuangan ke Pasar Digital: Strategi Usaha Perikanan Naik Kelas”, pengurus koperasi didorong untuk menghadirkan produk berdaya saing dan mengelola bisnis secara lebih profesional. Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, menegaskan kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi pengembangan KNMP sebagai program prioritas.

“Program ini diarahkan untuk membangun ekosistem usaha di tingkat desa dan sentra produksi,” ujar Machmud melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Literasi Keuangan Jadi Fondasi Utama

Machmud menjelaskan bahwa tantangan utama pelaku usaha perikanan tidak hanya pada aspek produksi, tetapi juga pada pengelolaan usaha. “Banyak usaha yang sebenarnya berjalan, tetapi belum berkembang karena pengelolaan keuangannya belum tertata,” katanya. Menurutnya, pemahaman literasi keuangan yang baik, ditambah akses pasar digital, memegang peran penting dalam pengembangan UMKM pesisir.

Dengan manajemen usaha yang lebih rapi dan pasar yang semakin luas, pelaku usaha dinilai mampu meningkatkan produksi hingga memperluas jangkauan pemasaran secara berkelanjutan. Dia menambahkan bahwa penguatan yang dilakukan KKP tidak berhenti pada kegiatan daring dan akan dilanjutkan melalui pendampingan dan pelatihan langsung di lokasi-lokasi KNMP.

Era Digital: E-commerce Bukan Lagi Pilihan, Tapi Kebutuhan

Machmud menekankan bahwa di era digital, platform e-commerce bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Adapun pemahaman terhadap literasi keuangan bisa mulai dari langkah sederhana seperti memisahkan keuangan usaha dan pribadi serta melakukan pencatatan transaksi secara rutin.

“Melalui platform digital, pelaku usaha perikanan memiliki peluang untuk memperluas pasar hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” urainya. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dianggap menjadi faktor penting dalam mendorong perluasan pasar dan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan.

Kolaborasi dengan Shopee Diapresiasi

Sementara itu, Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, mengapresiasi kesempatan yang diberikan oleh KKP kepada Shopee untuk dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Menurutnya, langkah KKP dalam memperkuat kapasitas pengurus koperasi di KNMP, khususnya melalui platform digital, sejalan dengan komitmen Shopee dalam meningkatkan kapasitas digital masyarakat Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada Shopee untuk dapat secara aktif terlibat bersama KKP dalam penguatan keterampilan UMKM agar bisa semakin berdaya saing di ekosistem digital,” kata Satrya. Dia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan semangat yang dijalankan Menteri Kelautan dan Perikanan.

KKP Buka Peluang Kolaborasi dengan Berbagai Platform Digital

Lebih lanjut, KKP menegaskan bahwa kolaborasi dengan platform digital dilakukan secara terbuka dan inklusif. “Kami membuka peluang kolaborasi dengan berbagai platform digital lainnya dalam rangka memperluas akses pasar dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha perikanan,” pungkas Machmud.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan usaha dan penciptaan nilai tambah dari hasil perikanan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor kelautan dan perikanan tidak hanya ditentukan oleh besarnya produksi, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola usaha secara efektif dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga