Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan persiapan menjelang Hari Raya Iduladha di Jakarta berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa harga hewan kurban masih dalam kondisi terkendali dan belum ada indikasi kenaikan harga yang signifikan di pasaran. Hal ini disampaikan Pramono untuk merespons kekhawatiran masyarakat mengenai potensi lonjakan harga hewan kurban.
“Untuk kurban, sampai hari ini kami belum mendapatkan isu mengenai kenaikan. Jadi harganya masih sesuai dengan yang ada,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Rabu (13/5/2026). Ia menjelaskan bahwa Perumda Dharma Jaya telah melakukan berbagai persiapan jauh-jauh hari untuk memastikan stok hewan kurban aman dan mencukupi kebutuhan warga ibu kota.
Perumda Dharma Jaya Siapkan 900 Ekor Sapi
Pramono juga meyakini bahwa jika nantinya terjadi kenaikan harga hewan kurban, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan tidak akan melebihi inflasi. “Dharma Jaya (BUMD) sendiri sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari. Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan kurban di Jakarta kalau toh naiknya tidak lebih dari inflasi,” kata dia.
Sementara itu, Perumda Dharma Jaya menargetkan penyediaan hewan kurban sebanyak 900 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyatakan bahwa seluruh hewan kurban yang disediakan telah melalui prosedur seleksi dan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
“Prioritas kami adalah memberikan jaminan keamanan bagi konsumen. Setiap ekor sapi didatangkan dari wilayah yang telah terverifikasi dan wajib melewati proses karantina serta pemeriksaan ulang oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta,” kata Raditya.
Fasilitas Pemotongan dan Layanan Lengkap
Perumda Dharma Jaya telah mengoptimalkan infrastruktur Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Cakung yang tersertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan Halal. Fasilitas pemotongan semi-mekanik ini memiliki kapasitas operasional mencapai 200 hingga 250 ekor per hari. Perusahaan juga mengerahkan sebanyak 100 personel profesional, termasuk Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat serta tim pengemasan.
Selain itu, Perumda Dharma Jaya menawarkan layanan pengelolaan daging kurban secara komprehensif, mulai dari pemotongan, pemisahan karkas, hingga pengemasan khusus dalam takaran kilogram untuk memudahkan distribusi. “Melalui sistem layanan terpadu ini, kami memastikan aspek higienitas tetap terjaga mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu, kami juga menjamin manajemen limbah hasil pemotongan dilakukan sesuai dengan regulasi lingkungan hidup yang berlaku,” ujar Raditya.
Transparansi Informasi Harga dan Stok
Perumda Dharma Jaya menyediakan data terkini mengenai klasifikasi hewan dan rincian harga hewan kurban secara digital sebagai komitmen terhadap transparansi publik dan kemudahan akses informasi. Masyarakat dapat memantau harga dan ketersediaan stok melalui kanal komunikasi resmi di media sosial Instagram @djawarameat.
“Penyediaan 900 ekor sapi ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban dengan dukungan kualitas hewan dan layanan profesional dari Perumda Dharma Jaya,” tandas Raditya.



