Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri menemukan total 17 jenazah korban kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Dari jumlah tersebut, terdapat dua jenazah yang ditemukan dalam kondisi hangus dan saling menempel, yang diduga merupakan seorang ibu dan balita.
Temuan Mengejutkan di RS Bhayangkara
Dilansir Antara, Minggu (10/5/2026), tim DVI Polri menemukan 17 jenazah dari 16 kantong jenazah yang diterima di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Budi Susanto, mengungkapkan bahwa penemuan ini didapat setelah tim melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh kantong jenazah korban.
“Pada hasil penelusuran dan pendalaman hari ini, kami menemukan 17 body part atau tubuh jenazah dari 16 kantong jenazah,” katanya pada Jumat (8/5).
Satu Kantong Berisi Dua Bagian Tubuh
Budi menjelaskan bahwa dalam satu kantong jenazah ditemukan dua bagian tubuh yang saling menempel di area ketiak. Hal ini menyebabkan jumlah korban bertambah setelah dilakukan rekonsiliasi. Satu bagian tubuh tambahan tersebut diduga merupakan anak berusia di bawah lima tahun.
“Kami belum bisa menentukan jenis kelaminnya karena kondisinya lebih kecil dan hancur. Namun dari beberapa bagian tubuh yang diperiksa, kami menduga itu anak-anak usia di bawah lima tahun,” jelasnya.
Proses Identifikasi Massal
Tim DVI saat ini masih fokus melakukan identifikasi korban melalui pencocokan data antemortem dan postmortem yang diperoleh dari keluarga korban. Informasi keluarga korban diterima melalui layanan hotline maupun secara langsung di pos antemortem RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
Untuk berbagai properti yang ditemukan pada korban seperti aksesoris dan gigi belum dapat dijadikan dasar penetapan identitas secara pasti. Oleh karena itu, tim DVI tidak berpedoman pada data manifest penumpang, melainkan fokus pada identifikasi forensik.
“Mengenai data manifest memang secara khusus kami tidak memegang data tersebut siapa penumpangnya siapa, karena memang sama-sama kita ketahui rekan-rekan bahwa bus ini kan tidak seperti pesawat yang setiap orang naik harus punya tiket. Tapi yang kita lakukan di sini hanya terfokus kepada identifikasi saja,” kata Budi.
Total Korban Tewas Capai 18 Orang
Sementara itu, total korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut kini mencapai 18 orang, terdiri atas 17 korban meninggal di lokasi kejadian dan satu korban meninggal setelah menjalani perawatan medis.



