Banjir Rendam 19.408 KK di Bekasi, Awal Ramadhan Diawali Genangan Air
Banjir Bekasi: 19.408 KK Terdampak di Awal Ramadhan

Banjir Rendam Kabupaten Bekasi, Ribuan KK Awali Ramadhan di Tengah Genangan

Sebanyak 19.408 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terpaksa menjalani awal bulan suci Ramadhan di tengah genangan air akibat banjir yang meluas. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam, 19 Februari 2026, memicu luapan air di berbagai titik.

Dampak Luas dan Titik-Titik Banjir

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengonfirmasi bahwa banjir terjadi di 75 titik yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan. Dari total KK terdampak, sebanyak 94 KK atau 376 jiwa terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam dan akses lingkungan terputus.

"Tim masih melakukan pendataan lanjutan. Evakuasi dan distribusi bantuan logistik sudah dilakukan di sejumlah lokasi terdampak," ujar Muchlis di Cikarang, Jumat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Wilayah terdampak terparah meliputi:

  • Kecamatan Babelan: Genangan dengan Tinggi Muka Air (TMA) 20–40 cm merendam Desa Hurip Jaya, Babelan Kota, Muarabakti, Kedung Pengawas, dan Buni Bakti. Longsor juga dilaporkan di dua titik di Kelurahan Kebalen.
  • Kecamatan Tambun Utara: Banjir setinggi 30–100 cm menggenangi Desa Satriajaya, Satria Mekar, Srijaya, Srimukti, dan Sriamur. Angin puting beliung menerjang Desa Srimukti, sementara longsor terjadi di Desa Karangsatria.
  • Kecamatan Cikarang Utara: Banjir tercatat paling parah dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 170 cm, merendam Desa Tanjungsari dan Karangraharja hingga memutus akses jalan.
  • Kecamatan Cabangbungin: Desa Jayalaksana terendam TMA 20–40 cm, sementara Desa Setialaksana terdampak angin puting beliung.
  • Kecamatan Cibitung: Genangan merendam Kelurahan Wanasari, Desa Wanajaya, dan Desa Sarimukti.
  • Kecamatan Muaragembong: Wilayah pesisir seperti Desa Pantai Harapan Jaya dan Bojongsari turut terdampak.

Di wilayah selatan, Desa Sukamekar dilaporkan terendam dengan TMA 30–100 cm. Longsor juga terjadi di beberapa desa seperti Sukabungah, Sukamukti, Sukaragam, dan Jayasampurna.

Pengungsian dan Dampak Pertanian

Terdapat tiga lokasi pengungsian yang telah disiapkan, yakni di Kantor Kecamatan Tambun Utara serta dua titik di Desa Karangraharja. Total pengungsi mencapai 376 jiwa yang membutuhkan tempat tinggal sementara.

Selain permukiman warga, banjir juga berdampak pada sektor pertanian. Sekitar 1.026 hektare lahan pertanian terendam, berpotensi mengganggu produksi pangan lokal di wilayah tersebut.

Penanganan Darurat dan Koordinasi Tim

Penanganan darurat dilakukan melalui koordinasi antara BPBD Kabupaten Bekasi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD Provinsi Jawa Barat, TNI-Polri, Tagana, PMI, relawan kebencanaan, BBWS, dan PJT II. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendataan, evakuasi, pendirian tenda pengungsian, serta distribusi bantuan logistik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan bahwa asesmen cepat terus dilakukan karena potensi genangan masih bertambah. "Debit air di beberapa titik masih fluktuatif. Kami menyiagakan personel 24 jam untuk memantau perkembangan, terutama di wilayah yang berdekatan dengan aliran sungai dan tanggul," jelasnya.

Distribusi Logistik Selama Ramadhan

Distribusi logistik difokuskan pada kebutuhan dasar warga terdampak, termasuk makanan siap saji untuk sahur dan berbuka puasa, air bersih, selimut, serta kebutuhan khusus bayi dan lansia. Dapur umum telah diaktifkan di titik-titik pengungsian untuk memastikan ketersediaan makanan selama bulan Ramadhan.

"Selama Ramadhan, kami pastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi. Kami berkoordinasi dengan lintas sektor agar suplai logistik tidak terputus," tambah Dodi Supriadi.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat banjir ini. Namun, BPBD terus memantau perkembangan dan bersiaga menghadapi potensi genangan yang masih mungkin bertambah seiring dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga