Barang Bukti Helikopter Jatuh di Kalbar Diamankan dalam Proses Investigasi Tiga Hari
Tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial dari lokasi jatuhnya helikopter PK-CFX di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Proses pengamanan ini dilakukan secara bertahap selama tiga hari, dari tanggal 18 hingga 20 April 2026, sebagai bagian dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan investigasi mendalam atas insiden yang menewaskan delapan orang, termasuk satu warga negara Malaysia.
Proses Pengumpulan Barang Bukti Dilakukan Bertahap
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, melalui Kasi Humas AKP Triyono, menjelaskan bahwa seluruh barang bukti yang diamankan menjadi elemen penting dalam proses investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara faktual. "Pengamanan barang bukti ini dilakukan secara sistematis bersama tim gabungan, dengan tujuan mendukung analisis yang akurat," ujarnya, seperti dilansir dari sumber terpercaya.
Pada hari pertama, Sabtu (18/4), tim fokus pada pengamanan dokumen penerbangan serta barang-barang pribadi milik korban, seperti tas yang ditemukan tersebar di sekitar lokasi jatuhnya helikopter milik PT Matthew Air. Selain itu, petugas juga mulai memetakan sebaran puing-puing untuk memberikan gambaran awal tentang dinamika kecelakaan.
Komponen Vital Helikopter Berhasil Diamankan
Memasuki hari kedua, Minggu (19/4), tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengambil alih dengan mengamankan sejumlah komponen vital dari helikopter yang jatuh. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi:
- Instrumen kokpit, seperti altimeter (pengukur ketinggian)
- Airspeed indicator (indikator kecepatan)
- Berbagai indikator mesin lainnya yang krusial untuk analisis teknis
Pada hari terakhir, Senin (20/4), proses investigasi difokuskan pada evakuasi komponen utama helikopter, yakni mesin. Tahap ini dianggap sangat krusial dalam rangkaian investigasi, karena data dari mesin dapat memberikan petunjuk penting tentang kondisi teknis sebelum kecelakaan terjadi.
Dengan pengamanan barang bukti yang komprehensif ini, diharapkan penyebab pasti jatuhnya helikopter di Kalbar dapat segera terungkap, memberikan kejelasan bagi keluarga korban dan pencegahan insiden serupa di masa depan.



