Gempa M 6,7 Palu Rusak Kantor Bupati Sigi dan Picu Longsor
Gempa M 6,7 Palu Rusak Kantor Bupati Sigi dan Picu Longsor

Gempa M 6,7 Guncang Palu, Kantor Bupati Sigi Rusak Parah

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026) menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Salah satu yang terdampak adalah Kantor Bupati Kabupaten Sigi. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu dalam konferensi pers menyatakan bahwa kerusakan kategori sedang terjadi di tiga wilayah, yaitu Kantor Bupati Kabupaten Sigi, rumah warga di Kabupaten Parigi Moutong, dan lima rumah warga lainnya.

Kerusakan di Kota Palu dan Sekitarnya

Di Kota Palu, beberapa lokasi juga dilaporkan rusak, antara lain Hotel Santika, sebuah kafe, Hotel Best Western, dan Auditorium Universitas Tadulako. Hingga pukul 12.00 WIB, laporan yang diterima masih terbatas pada kerusakan non-struktural dengan kategori sedang. Tim BMKG telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan survei dan meninjau langsung dampak gempa.

Gempa Susulan dan Intensitas Guncangan

BMKG mencatat hingga pukul 12.00 WIB telah terjadi 20 aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 5,1. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menyampaikan bahwa guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Intensitas tertinggi tercatat di Kabupaten Sigi dengan skala VII MMI, diikuti Palu, Parigi Utara, dan Poso dengan skala VI MMI, serta Parigi Moutong dan Banawa Selatan dengan skala V MMI. Sementara itu, Sindue, Balaisang, dan Masamba merasakan guncangan skala IV MMI.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Longsor di Gunung Kamarora

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, getaran gempa juga dirasakan di delapan kabupaten lain di Sulawesi Tengah. BPBD melaporkan adanya longsor di kawasan Gunung Kamarora, Kabupaten Sigi, yang diduga dipicu oleh guncangan gempa dangkal. Longsor ini mengakibatkan gangguan akses di sejumlah titik wilayah pegunungan. Di Kabupaten Sigi, selain longsor, juga dilaporkan beberapa bangunan roboh dan terputusnya saluran air. Di Parigi Moutong dan Poso, sejumlah bangunan mengalami kerusakan dan akses jalan di kawasan Napu terganggu.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, dalam laporannya menyatakan bahwa dari hasil pemantauan sementara di lapangan, terdapat dampak signifikan berupa longsor di Gunung Kamarora serta sejumlah kerusakan infrastruktur di wilayah terdampak. Situasi masih dalam penanganan awal dan pendataan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD di seluruh kabupaten terdampak telah diturunkan untuk melakukan asesmen dan pendataan lanjutan. Fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi masyarakat, infrastruktur, serta potensi dampak susulan di wilayah rawan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga