Kronologi Pegawai MBG di Bogor Tewas Dibacok Pelaku Tawuran
Seorang pegawai dapur MBG tewas setelah menjadi korban pembacokan oleh pelaku tawuran di kawasan Tanahsareal, Kota Bogor. Peristiwa nahas ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang bersama adiknya menggunakan sepeda motor.
Kanit Reskrim Polsek Tanahsareal, Iptu Roy Siagian, menjelaskan bahwa korban yang baru pulang kerja dari MBG Cikarang melintas di lokasi tawuran yang melibatkan sejumlah pemuda. Korban kemudian menjadi sasaran pembacokan tanpa alasan yang jelas.
“Dia ini kan kerja di MBG Cikarang, malam itu (korban) baru pulang juga, lewat di lokasi tawuran. Dari keterangan keluarga juga menyebut tidak terlibat tawuran dan dari pelaku juga mereka memang tidak kenal. Cuma saat kejadian, dia lewat, dia klakson terus dibacokin,” kata Roy kepada wartawan, Senin (15/6/2026).
Korban diketahui hendak menuju rumah bibinya di Kebon Pedes. Saat itu, ia bersama adiknya mengendarai motor dan melewati sekelompok orang yang sedang tawuran. Karena situasi, korban membunyikan klakson, yang kemudian memicu serangan dari para pelaku.
“Dia ke rumah bibinya, keluarganya kan banyak yang tinggal di Kebon Pedes. Begitu dia mau pulang sama adiknya, dia naik motor mau lewat ke Kebon Pedes lewatin orang tawuran itu, diklaksonin kan,” imbuhnya.
Roy menambahkan, tawuran tersebut melibatkan tiga kelompok pemuda, yaitu geng Yasmin, Cimanggu, dan Kebon Pedes. Kedua geng pertama bersatu melawan geng Kebon Pedes. Insiden terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.
“Jadi ada tiga kelompok geng, ada namanya geng jasmin, geng cimanggu, sama (geng) kebon pedes itu. Jadi geng jasmin sama Cimanggu gabung lawan kebon pedes. Kejadian kita dapat informasi jam 03.30 WIB,” kata Roy.
Korban diketahui bernama MHF (21), seorang pegawai dapur MBG di Cikarang, Bekasi. Akibat pembacokan tersebut, korban tewas di tempat. Polisi telah mengamankan tiga pelaku pembacokan, sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Kemudian kita tetapkan ada empat yang ikut membacok, namun satu orang lagi masih dalam pengejaran, sudah kita tetapkan DPO. Jadi yang tiga orang sudah kita amankan dan diduga pelaku utamanya juga sudah dapat (diamankan), satu orang masih pengejaran,” kata Roy.
Proses hukum masih berlanjut. Polisi masih melakukan penyelidikan dan akan segera menggelar perkara untuk penetapan tersangka. Tiga pelaku yang diamankan akan ditahan hari ini.
“Jadi sampai hari ini kita masih proses penyelidikan, selanjutnya akan gelar perkara untuk penetapan tersangka dan hari ini yang tiga pelaku ini akan kita tahan. Belum (penetapan tersangka) masih proses pemeriksaan,” imbuhnya.



