Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi membuka Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta yang berlokasi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (8/5/2026). Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa keberadaan fasilitas olahraga yang modern tidak akan bermakna jika Jakarta gagal meraih prestasi, terutama di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pesan Pramono soal Prestasi dan Fasilitas
“Begitu tadi saya masuk di gedung ini, mau turun, bayangan saya cuma satu saja. Masa punya gedung kayak gini enggak juara POMNAS? Enggak juara PON? Jadi percuma punya fasilitas bagus kalau enggak juara PON,” ujar Pramono dalam pidatonya di Jatinegara, Jakarta Timur.
Peresmian gedung tersebut dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada atlet, pelatih, dan asisten pelatih kontingen DKI Jakarta yang berhasil menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX di Jawa Tengah.
Persiapan Menghadapi PON Mendatang
Pramono meminta para atlet DKI Jakarta untuk mempersiapkan diri secara total dalam menghadapi PON yang akan datang, yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). “Saya sebagai Gubernur Jakarta meminta untuk totalitas mempersiapkan diri menghadapi PON yang akan diadakan mendatang di NTT maupun NTB,” tegasnya.
Selain itu, orang nomor satu di Jakarta itu juga mengingatkan jajaran Dispora DKI untuk memenuhi janji pemberian apresiasi kepada para atlet. Menurutnya, penghargaan bagi atlet merupakan wujud sportivitas pemerintah terhadap insan olahraga. “Kalau kita janji sama atlet memberikan apresiasi, penghargaan, maka janji itu jangan dicederai, harus dipenuhi. Karena ini bagian dari sportivitas kita semua,” katanya.
Desain Modern Gedung Dispora
Pramono mengaku terkesan dengan desain gedung baru Dispora DKI yang dinilainya modern dan tidak kaku seperti gedung pemerintahan pada umumnya. Ia menyebut gedung tersebut dilengkapi berbagai fasilitas seperti ruang laktasi, co-working space, hingga sports system hall. “Menurut saya ini lah cermin gedung olahraga masa depan, modern. Karena betul-betul menunjukkan yang berbeda dengan gedung-gedung yang biasa dan tidak terlalu menonjolkan birokrasi yang berlebihan,” ucapnya.
Jakarta Siap Dukung PON 2028
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyinggung peluang Jakarta menjadi lokasi pendukung pelaksanaan PON 2028. Ia mengaku telah menyampaikan kepada pemerintah pusat dan KONI bahwa Jakarta siap membantu penyelenggaraan jika dibutuhkan, terutama di tengah efisiensi anggaran pembangunan infrastruktur baru. “Lebih baik karena eranya era efisiensi, Jakarta siap untuk digunakan dan kami akan mempersiapkan dengan sebaik-baiknya sebagai support dan PON-nya tetap PON NTT-NTB,” imbuhnya.



