Sekolah Rakyat Siap Sambut Siswa Baru, Penjangkauan Bebas Titipan
Sekolah Rakyat Siap Sambut Siswa Baru, Bebas Titipan

Setelah lebih dari sembilan bulan beroperasi sejak Juli 2025, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7 Sukabumi kini siap menyambut siswa baru. Proses penjangkauan calon siswa dilakukan secara aktif melalui kolaborasi antara pendamping sosial dan pemerintah daerah, dengan sasaran utama anak-anak dari keluarga miskin. Fokus utama adalah anak-anak yang tidak sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah.

Penerimaan Siswa Baru yang Transparan dan Gratis

Seluruh proses penerimaan siswa dilakukan secara gratis, transparan, dan tanpa praktik titipan. Seleksi sepenuhnya mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus kepada keluarga prasejahtera di desil 1 dan 2 untuk memberikan kesempatan belajar dengan lingkungan yang berkualitas. Hal ini disampaikan saat meninjau langsung SRMP 7 Sukabumi pada Jumat, 1 Mei 2026.

Perkembangan Positif Siswa

Setelah meninjau sarana dan prasarana serta berdialog dengan siswa, Gus Ipul mengapresiasi kerja keras para guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik. Ia mencatat perubahan signifikan pada kondisi para siswa, baik secara fisik maupun mental. Siswa kini menunjukkan perkembangan positif, lebih nyaman, bugar, dan percaya diri. Mereka juga mulai merencanakan masa depan, dengan cita-cita menjadi ASN, TNI, Polri, pengusaha, dokter, atau dosen.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Target Peningkatan Daya Tampung

Sejak beroperasi pada 14 Juli 2025, Sekolah Rakyat telah menampung lebih dari 15.000 siswa di seluruh Indonesia. Target daya tampung akan terus bertambah menjadi lebih dari 45.000 siswa pada tahun ajaran baru ini. Pada 2027, jumlah siswa ditargetkan naik hingga lebih dari 100.000 siswa, dan pada 2028 mencapai lebih dari 200.000 siswa. Pada 2029-2030, diharapkan jumlah siswa Sekolah Rakyat bisa mencapai lebih dari 400.000 siswa.

Tujuan Memutus Transmisi Kemiskinan

Gus Ipul menekankan bahwa tujuan Sekolah Rakyat adalah memutus transmisi kemiskinan di Indonesia melalui pendidikan berkualitas. Ia menyebut ini sebagai gerakan untuk memutus mata rantai kemiskinan lewat jalan pendidikan yang teruji dan terpuji. Sebelumnya, ia meninjau langsung proses kegiatan belajar mengajar di dalam kelas dan mengapresiasi pemanfaatan teknologi digital seperti smartboard sebagai langkah konkret menuju pendidikan adaptif.

Fasilitas dan Kegiatan di SRMP 7 Sukabumi

SRMP 7 Sukabumi saat ini menampung 100 peserta didik, terdiri dari 46 laki-laki dan 54 perempuan. Mereka terbagi dalam empat rombongan belajar, masing-masing berisi 25 siswa. Rentang usia siswa adalah 13 hingga 16 tahun, termasuk lima siswa dengan status gap year. Proses pembelajaran didukung oleh 12 guru, 7 wali asrama, 13 wali asuh, dan 1 tenaga kesehatan. Kegiatan ekstrakurikuler meliputi pramuka, PMR, Paskibra, dan seni musik, sementara kokurikuler mencakup kewirausahaan, berkebun, dan mengaji.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga