Sejumlah akun media sosial yang mengatasnamakan Kementerian Pertanian (Kementan) menyebarkan tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan alat pertanian. Narasi ini mulai beredar sejak 21 Mei 2026. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program percepatan swasembada pangan.
Modus Penipuan Berkedok Bantuan
Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut terindikasi sebagai kabar bohong atau hoaks. Ini adalah modus umum yang digunakan dalam penipuan dengan teknik phishing. Akun-akun tersebut mencatut logo Kementan untuk meyakinkan korban. Tautan yang disebarkan tidak mengarah ke situs resmi Kementan atau instansi pemerintah lainnya.
Ciri-ciri Hoaks
- Menggunakan logo dan nama Kementerian Pertanian secara tidak sah.
- Tautan menuju situs palsu yang menyerupai situs resmi.
- Meminta data pribadi seperti nomor rekening atau KTP.
Langkah Antisipasi
- Jangan mengklik tautan dari sumber tidak terpercaya.
- Verifikasi informasi melalui situs resmi Kementan atau kanal komunikasi resmi.
- Laporkan akun mencurigakan ke platform media sosial.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penawaran bantuan yang mengiming-imingi kemudahan. Pastikan hanya mengakses informasi dari sumber resmi untuk menghindari kerugian akibat penipuan.



