Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat menyetujui resolusi yang diajukan Partai Demokrat, yang bertujuan membatasi kewenangan Presiden Donald Trump untuk melanjutkan aksi militer terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres. Ini menjadi pukulan bagi Trump di Kongres meskipun partainya memiliki mayoritas tipis.
Hasil Voting dan Pembelotan
Dilansir kantor berita Reuters, Kamis (4/6/2026), resolusi tersebut disetujui melalui pemungutan suara dengan hasil 215 setuju berbanding 208 menolak. Dalam voting yang digelar pada Rabu (3/6) waktu setempat, empat anggota Partai Republik membelot dengan bergabung dengan Partai Demokrat untuk mendukung langkah tersebut. Ini merupakan penolakan bipartisan yang jarang terjadi terhadap kebijakan perang Trump.
Berita Internasional Lainnya
Netanyahu Tanggapi Santai Kemarahan Trump
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi santai kemarahan Presiden Trump pada dirinya. Dia menekankan bahwa mereka sepakat dalam tujuan melucuti senjata Hizbullah untuk mencapai perdamaian antara Israel dan Lebanon. Trump mengkonfirmasi dalam wawancara dengan New York Post bahwa ia sempat bersitegang dengan Netanyahu, di mana ia dilaporkan mencaci maki sekutu dekatnya itu dengan kata-kata kasar. Trump marah karena operasi Israel terhadap Hizbullah berisiko menggagalkan diplomasi dengan Iran dan merusak gencatan senjata regional.
Garda Revolusi Iran Bantah Serang Bandara Kuwait
Garda Revolusi Iran (IRGC) membantah bertanggung jawab atas serangan terhadap bandara internasional Kuwait yang menewaskan seorang warga India dan melukai 63 orang. Juru bicara IRGC, Hossein Mohebi, mengatakan bahwa kehancuran terminal disebabkan oleh kesalahan sistem Patriot Amerika yang gagal mencegat rudal Iran.
Israel Serang Lebanon Lagi Setelah Gencatan Senjata
Media resmi Lebanon melaporkan serangan udara Israel di selatan Lebanon pada Kamis (4/6), beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata bersyarat. National News Agency (NNA) melaporkan serangan drone di beberapa lokasi di Lebanon selatan, dengan setidaknya satu korban jiwa. Sebelumnya, Israel dan Lebanon sepakat untuk menerapkan gencatan senjata yang membutuhkan penghentian total serangan Hizbullah.
Sherpa Nepal Ditemukan Selamat Setelah 6 Hari Hilang di Everest
Seorang pemandu pendakian asal Nepal, Hillary Dawa Sherpa, yang hilang di Gunung Everest selama enam hari dan dikhawatirkan tewas, ditemukan dalam keadaan hidup pada Kamis (4/6). Dia ditemukan saat merangkak menuju Base Camp oleh Komite Pengendalian Polusi Sagarmatha (SPCC).
Implikasi Resolusi DPR AS
Pemungutan suara ini sebagian besar bersifat simbolis. Meski telah lolos di DPR, resolusi tersebut masih harus mendapat persetujuan Senat yang saat ini dikuasai Partai Republik. Jika berhasil disahkan Senat, Trump masih bisa memveto aturan tersebut. Untuk membatalkan veto presiden, dibutuhkan dukungan dua pertiga suara di kedua kamar Kongres.



