Gelombang panas ekstrem yang melanda Amerika Serikat selama sepekan terakhir telah menewaskan sedikitnya 25 orang. Berdasarkan laporan pejabat negara bagian dan daerah, seperti dikutip dari Anadolu Agency pada Senin (6/7/2026), negara bagian New Jersey melaporkan 22 kasus kematian yang diduga terkait suhu panas ekstrem. Satu kematian lainnya terjadi di Illinois dan dua kematian di Mississippi.
Peringatan Suhu Ekstrem untuk 40 Juta Warga
Sekitar 40 juta orang di wilayah pantai timur, tenggara, dan barat daya AS masih berada dalam status peringatan suhu panas ekstrem. Badan Layanan Cuaca Nasional AS (NWS) memperingatkan bahwa badai petir disertai angin kencang, hujan es, dan banjir bandang lokal masih mungkin terjadi di sebagian Pantai Timur hingga Senin (6/7) waktu setempat.
Peringatan banjir diberlakukan bagi sekitar 34 juta orang di wilayah dari Delaware hingga Connecticut, termasuk Kota New York. Prakirawan cuaca memperkirakan curah hujan dapat mencapai hingga 7,6 sentimeter di beberapa area.
Dampak Pemadaman Listrik dan Gangguan Kesehatan
Badai hebat juga menyebabkan pemadaman listrik yang berdampak pada ratusan ribu pelanggan di beberapa negara bagian timur AS. Sementara itu, di Kota New York, lebih dari 378 orang telah mendatangi unit gawat darurat akibat gangguan kesehatan yang dipicu oleh suhu panas ekstrem, menurut keterangan dinas kesehatan setempat.
NWS menyatakan bahwa peringatan suhu panas akan berlanjut hingga Minggu (5/7) malam di Pantai Timur. Nilai indeks panas, yang mencerminkan suhu yang dirasakan akibat kombinasi kelembapan dan suhu udara, diperkirakan mencapai 37,7–40,5 derajat Celsius di Philadelphia, Washington DC, Baltimore, Raleigh, Charleston (South Carolina), dan Jacksonville (Florida).
Suhu Ekstrem di California dan Arizona
Peringatan suhu panas ekstrem juga telah dirilis untuk sebagian wilayah California dan Arizona, termasuk Phoenix dan Tucson, dengan suhu tertinggi harian diperkirakan mencapai 45,5 derajat Celsius. Para prakirawan cuaca memperkirakan suhu di sebagian besar Pantai Timur akan berangsur turun pekan ini, namun kondisi panas berbahaya diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan pekan di beberapa wilayah.



