Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengirim surat terbuka kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan mengusulkan pertemuan tatap muka untuk membahas upaya mengakhiri perang. Surat terbuka itu dipublikasikan pada Kamis (4/6/2026), tidak lama setelah Putin mengakui bahwa Moskwa perlu memperkuat pertahanan udara Rusia menyusul serangkaian serangan Ukraina.
Isi Surat Terbuka Zelensky
Dalam surat tersebut, Zelensky menyampaikan bahwa Ukraina siap menghentikan pertempuran secara penuh selama proses negosiasi berlangsung. “Ukraina mengusulkan untuk mengakhiri perang ini melalui keterlibatan langsung antara kita, dan Anda. Saya mengusulkan sebuah pertemuan,” kata Zelensky dalam surat itu.
Langkah ini diambil di tengah ketegangan yang masih tinggi antara kedua negara. Sebelumnya, Putin menyatakan perlunya memperkuat pertahanan udara Rusia setelah serangan Ukraina yang terus berlanjut. Surat Zelensky ini menjadi sinyal diplomatik yang signifikan setelah berbulan-bulan konflik bersenjata.
Reaksi dan Prospek
Belum ada tanggapan resmi dari Kremlin terkait usulan pertemuan tersebut. Namun, pengamat internasional menilai bahwa inisiatif ini bisa menjadi titik balik jika kedua pemimpin bersedia duduk bersama. Pertemuan tatap muka sebelumnya antara Zelensky dan Putin belum pernah terjadi sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai.
Masyarakat internasional, termasuk PBB dan negara-negara Barat, mendorong dialog damai. Surat terbuka ini diharapkan dapat membuka jalan menuju gencatan senjata dan negosiasi yang lebih substansial.



