Presiden Lebanon Joseph Aoun melontarkan kecaman tajam terhadap Iran, Hizbullah, dan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) setelah Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah akibat serangan Hizbullah terhadap Israel pada awal Maret lalu.
Pernyataan Tegas Aoun
Dalam wawancara dengan Al Arabiya pada Sabtu, 6 Juni 2026, Aoun menegaskan, "Ini bukan negara Anda, ini negara kami." Ia juga menyatakan, "Bukan tugas Anda untuk mencampuri urusan negara kami," merujuk pada Iran. Aoun menuduh Teheran menggunakan Lebanon sebagai "alat tawar-menawar" dalam negosiasi dengan Amerika Serikat, dan menegaskan bahwa hal tersebut "tidak dapat diterima."
Kecaman terhadap Hizbullah
Aoun juga mengecam Hizbullah dan Sekretaris Jenderalnya dalam wawancara dengan CNN. "Rakyat Lebanon bukanlah rakyat Anda," ujarnya, menyerukan dialog untuk menyelamatkan Lebanon dari kehancuran. Ia menekankan bahwa keputusan mengenai kedaulatan dan keamanan harus dibuat oleh Lebanon sendiri.
Desakan Perdana Menteri Lebanon
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mendesak Iran untuk berhenti memperlakukan Lebanon sebagai "alat tawar-menawar" dalam negosiasi dengan AS. "Kasihanilah wilayah selatan negara kami, berhentilah memperlakukannya dan rakyatnya hanya sebagai alat tawar-menawar untuk memperbaiki persyaratan negosiasi Anda," kata Salam dalam konferensi pers memohon bantuan PBB.
Lebanon kini menjadi lokasi pertempuran sengit antara Hizbullah dan Israel. Aoun berulang kali berusaha menjauhkan Lebanon dari konflik regional, namun serangan Hizbullah pada awal Maret lalu memicu eskalasi yang melibatkan Lebanon secara langsung.



