Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, memberikan tanggapan terkait permintaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode. Prasetyo mengaku saat ini dirinya dan partai lebih fokus pada penyelesaian pekerjaan pemerintahan.
Fokus pada Pekerjaan yang Ada
“Belumlah, belumlah. Kita kalau mewakili pemerintah, ya mewakili Bapak Presiden, kita yang penting fokus bekerja dulu ya,” kata Prasetyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026). Ia menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.
Prasetyo menyebut sejumlah persoalan yang masih menjadi prioritas, seperti masalah tenaga kerja, guru, aparatur sipil negara (ASN), hingga tata kelola industrialisasi dan hilirisasi. “Kita belum, belum berpikir ke hal-hal yang ke arah situ. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan. Kan tadi misalnya masalah tenaga kerjaan, masih banyak,” ujarnya.
“Kemudian masalah teman-teman guru juga masih banyak yang harus kita tata, masalah ASN harus kita tata. Masalah industrialisasi, hilirisasi juga masih banyak yang harus kita selesaikan. Kita fokus ke situ dulu dong,” sambungnya.
Arahan Jokowi kepada PSI
Sebelumnya, Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengungkapkan bahwa Jokowi meminta PSI untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode. Pernyataan ini disampaikan Bestari setelah bertemu dengan Jokowi di Solo pada Kamis (18/6/2026).
“Kepada kami, beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada aja,” kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6/2026).
Bestari menambahkan bahwa Jokowi juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan internal partai dan mendukung penuh pemerintahan yang sedang berjalan. “Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di mana pun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi,” katanya.
Reaksi dari Berbagai Pihak
Permintaan Jokowi tersebut menuai beragam respons dari partai politik lain. PDIP sebelumnya menanggapi dengan pertanyaan retoris, “Emang Prabowo Mau?” mengindikasikan keraguan terhadap niat Prabowo untuk melanjutkan ke periode kedua. Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Prabowo maupun Gibran mengenai wacana dua periode tersebut.
Sementara itu, Gerindra memilih untuk tidak terburu-buru membahas isu perpanjangan masa jabatan. Prasetyo menekankan bahwa pemerintah saat ini masih memiliki banyak agenda prioritas yang harus diselesaikan, termasuk reformasi birokrasi dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kita fokus ke situ dulu dong,” tegasnya.



