Ikon seni bela diri Bruce Lee resmi dihormati dengan hari peringatan tahunan di California, menjadikannya warga Amerika keturunan China pertama dalam sejarah negara bagian tersebut yang menerima pengakuan tersebut. Gubernur Gavin Newsom menandatangani rancangan undang-undang menjadi undang-undang pada Selasa sore (30 Juni 2026), secara resmi menetapkan 17 Mei sebagai Hari Bruce Lee.
Latar Belakang Penetapan Hari Bruce Lee
Menurut kantor anggota Majelis Negara Bagian Matt Haney, yang mewakili San Francisco, undang-undang ini bertujuan untuk mengenang warisan budaya Bruce Lee. Haney menyebut Lee sebagai perwujudan terbaik dari California. "Pada saat warga Amerika keturunan Asia terlalu sering absen atau distereotipkan di layar kaca, Bruce Lee membantu generasi-generasi selanjutnya melihat diri mereka terwakili dengan kekuatan dan martabat," katanya dalam sebuah pernyataan dikutip dari APNews.
Dampak dan Makna Hari Bruce Lee
Penetapan Hari Bruce Lee diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk menghargai kontribusi Lee dalam seni bela diri dan perfilman, serta mempromosikan keberagaman dan inklusivitas. Bruce Lee, yang lahir di San Francisco pada 27 November 1940, dikenal luas sebagai aktor, sutradara, dan filsuf yang membawa seni bela diri Tiongkok ke panggung global. Melalui film-film seperti "Enter the Dragon" dan "The Way of the Dragon," ia mematahkan stereotip dan membuka jalan bagi representasi Asia-Amerika di industri hiburan.
Proses Legislasi
Rancangan undang-undang yang diajukan oleh Matt Haney mendapat dukungan bipartisan di Majelis Negara Bagian California. Setelah disetujui oleh DPR dan Senat negara bagian, gubernur akhirnya menandatanganinya menjadi undang-undang. Haney menekankan pentingnya mengakui tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap budaya California. "Bruce Lee adalah ikon global yang akarnya di San Francisco dan California, dan sudah sepantasnya kita menghormatinya dengan hari khusus," ujarnya.
Warisan Bruce Lee
Bruce Lee meninggal pada 20 Juli 1973 pada usia 32 tahun, tetapi pengaruhnya terus terasa hingga kini. Filosofi bela dirinya, Jeet Kune Do, masih dipelajari di seluruh dunia. Selain itu, ia menjadi simbol perlawanan terhadap diskriminasi dan stereotip. Dengan adanya Hari Bruce Lee, generasi mendatang diharapkan dapat terus terinspirasi oleh semangat dan dedikasinya.



