SURABAYA - Di balik jamaknya es krim kekinian, tersimpan kisah menarik dari sebuah garasi rumah di Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur. Di tempat itu, Sylvia Karuna tengah sibuk meracik kesegaran dalam setiap bongkahan es krim buatannya. Sajian Es Krim Rahayoe tersebut dibuat menggunakan resep turun-temurun melewati lintas generasi.
Menghidupkan Kembali Warisan Leluhur Lewat Es Krim
Lewat Es Krim Rahayoe, Sylvia menghidupkan kembali sebuah warisan yang sempat tertidur lama. Resep es krim tradisional tiga generasi ini diklaim tanpa pengawet bahan kimia. Langkah Sylvia merintis kembali usaha ini pada awal tahun 2024 bukan tanpa alasan. Sebagai pecinta kuliner, ia merasa ada yang hilang dari lanskap kuliner Kota Pahlawan.
Dengan semangat melestarikan cita rasa tempo dulu, Sylvia memanfaatkan garasi rumahnya sebagai tempat produksi. Setiap bongkahan es krim dibuat dengan penuh ketelitian, mengikuti resep yang diwariskan dari nenek moyangnya. Proses pembuatan yang alami tanpa bahan pengawet menjadi nilai tambah tersendiri di tengah maraknya es krim modern yang sarat bahan kimia.
Es Krim Rahayoe bukan sekadar bisnis, melainkan upaya Sylvia untuk mengenalkan kembali kekayaan kuliner tradisional kepada generasi muda. Dengan cita rasa yang autentik, ia berharap warisan leluhur ini tetap lestari dan dinikmati oleh banyak orang.



