Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakat Damai
Harga Minyak Anjlok Usai AS-Iran Sepakat Damai

KOMPAS.com - Harga minyak mentah dunia mulai menunjukkan penurunan pada perdagangan pagi ini, Senin (15/6/2026), menyusul kabar gembira mengenai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden AS Donald Trump bersama dengan Wakil Menteri Luar Negeri Iran secara bersama-sama mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik berkepanjangan dan memulihkan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz yang sebelumnya menjadi titik rawan ketegangan.

Peran Mediasi Pakistan

Kabar positif ini pertama kali disampaikan pada Senin dini hari oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang bertindak sebagai mediator dalam konflik antara kedua negara. Melalui akun media sosial X, Sharif mengungkapkan bahwa perjanjian damai tersebut akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026. Langkah ini disambut baik oleh berbagai pihak, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi perdagangan minyak dunia.

Dampak terhadap Pasar Minyak

Penurunan harga minyak terjadi karena pasar merespons optimisme terhadap stabilitas pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah. Sebelumnya, konflik AS-Iran telah memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan, sehingga harga minyak sempat melonjak. Dengan adanya kesepakatan ini, investor mulai mengurangi premi risiko, yang mendorong harga minyak turun.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Para analis memperkirakan bahwa jika perjanjian damai ini berjalan lancar, harga minyak berpotensi terus merosot dalam beberapa pekan ke depan. Selain itu, pembukaan kembali Selat Hormuz akan memulihkan arus ekspor minyak dari negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Irak, yang selama ini terhambat akibat ketegangan militer.

Kesepakatan ini juga diharapkan dapat meredakan ketegangan geopolitik global dan membuka peluang bagi kerja sama ekonomi yang lebih luas antara AS dan Iran. Namun, detail lebih lanjut mengenai isi perjanjian masih menunggu penandatanganan resmi di Swiss.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga