Pekanbaru Tertibkan Kabel Fiber Optik Semrawut, Wali Kota Pimpin Pemotongan
Pekanbaru Tertibkan Kabel Fiber Optik Semrawut

Rusak Estetika, Walkot Pekanbaru Mulai Tertibkan Kabel Fiber Optik

Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas dengan memulai penertiban kabel fiber optik yang dinilai semrawut dan mengganggu keindahan kota. Tindakan ini ditandai dengan pemotongan kabel di Jalan Ronggo Warsito, Pekanbaru, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Acara ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Alasan Penertiban

Agung Nugroho menjelaskan bahwa penertiban dilakukan karena banyak kabel udara milik provider yang dipasang tanpa izin dan semakin menumpuk di berbagai ruas jalan di Kota Pekanbaru. Setiap kali ada pelanggan baru, provider kembali memasang kabel baru, sehingga jumlah kabel terus bertambah. Seluruh kabel udara ini pada dasarnya tidak memiliki izin, sehingga pemerintah bersama Forkopimda melakukan penertiban.

Pemko Pekanbaru sebelumnya telah memberikan peringatan kepada para provider melalui surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga sebelum melakukan pemotongan kabel. Tahapan tersebut telah dilaksanakan, dan hari ini proses pemotongan dimulai.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penertiban Bertahap

Menurut Agung, penertiban kabel akan dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Pekanbaru. Pemko juga mengajak seluruh provider untuk bersama-sama menurunkan kabel agar kondisi kota menjadi lebih rapi. Pemerintah berharap provider ikut bekerja sama dalam proses penurunan kabel sehingga kabel yang dipotong tidak sia-sia dan pemerintah tidak mengeluarkan biaya besar.

Agung menegaskan bahwa penertiban dilakukan dengan mempertimbangkan dampak terhadap masyarakat, terutama agar tidak mengganggu layanan internet pelanggan maupun aktivitas perkantoran dan badan usaha. Oleh karena itu, proses pemotongan dilakukan secara bertahap dan terukur. Pemerintah tidak ingin penertiban ini langsung berdampak pada pelanggan, sehingga prosesnya dilakukan tahap demi tahap.

Bahaya Kabel Semrawut

Selain merusak pemandangan kota, keberadaan kabel yang menjuntai juga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat. Agung mengungkapkan bahwa sudah ada warga yang mengalami kecelakaan akibat kabel semrawut tersebut. Banyak masyarakat mengeluh karena kabel menjuntai hingga mengganggu pengendara, ada yang tersangkut saat berkendara, bahkan sampai masuk rumah sakit dan pernah menimbulkan korban jiwa.

Pemko Pekanbaru berharap para provider dapat bekerja sama agar proses penertiban tidak membebani anggaran daerah. Meskipun demikian, Agung menegaskan bahwa Pemko tetap akan mengambil tindakan tegas apabila para provider tidak kooperatif. Pemerintah menargetkan penertiban ini berjalan sepanjang tahun 2026 karena kabel-kabel ini sudah sangat banyak, tidak hanya di jalan utama tetapi juga masuk ke kawasan permukiman dan perumahan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga