Dinas Perhubungan DKI Jakarta menutup sementara Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan menuju Depok yang mengalami amblas. Penutupan dilakukan karena adanya pekerjaan perbaikan saluran bawah tanah oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.
Penutupan Jalan Dimulai
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin, 1 Juni 2026, penutupan jalan dimulai pukul 16.00 WIB. Tidak ada kendaraan yang melintas di lokasi perbaikan jalan amblas tersebut. Titik penutupan dimulai di perlintasan kereta api Universitas Pancasila.
Pengalihan Arus Lalu Lintas
Seluruh kendaraan yang hendak menuju arah Depok terpaksa dialihkan untuk memutar balik dan diarahkan melalui Jalan Mohammad Kahfi. Sementara itu, kendaraan dari arah Depok tidak bisa berputar dan diarahkan untuk lurus menuju Universitas Pancasila.
Sejumlah petugas di lapangan sempat mengarahkan pengendara sepeda motor untuk melintasi jalan di dalam permukiman warga sebagai jalur alternatif, yaitu melalui Jalan Gardu yang berada di dekat titik penutupan. Namun, kebijakan ini tidak bertahan lama karena volume kendaraan terus bertambah, menyebabkan kemacetan di jalan permukiman.
Akibatnya, para pemotor memilih berbalik arah kembali ke jalan utama. Kondisi ini membuat arus lalu lintas di depan lintasan kereta api Universitas Pancasila menjadi semrawut, terutama saat commuter line melintas.
Seorang pengguna jalan bernama Masis (42) mengungkapkan, "Dari situ (Jalan Gardu) turunan sudah macet benar-benar, sudah tidak bisa jalan. Kalau dari Lenteng ditutup, dari pas naik saja sudah ditutup. Cuma arah sini ada motor agak bisa, terus di sini sudah tutup lagi."
Rekayasa Lalu Lintas
Kasat Lantas Polres Jaksel Kompol Mujiyanto menjelaskan bahwa pihaknya berkolaborasi bersama Dishub dalam mengatur rekayasa lalu lintas di lokasi. Penutupan ini dilakukan untuk mempercepat proses perbaikan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.



