Pramono Klaim 95 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pelaksanaan perdana Car Free Day (CFD) di kawasan Rasuna Said, Jakarta, pada Minggu (7/6). Dalam kesempatan tersebut, ia mengklaim bahwa mayoritas warga menginginkan CFD Rasuna Said menjadi kegiatan rutin.
“Sebagian besar masyarakat, hampir 95-96 persen lebih, mereka mengharapkan car free day ini menjadi kontinyu, terus-menerus. Yang 5 persen kurang, mereka mengharapkan ada beberapa perbaikan,” ujar Pramono usai peninjauan, melansir detiknews.
Keluhan Warga Soal Penataan dan Kebersihan
Menurut Pramono, keluhan warga umumnya muncul terkait penataan jalan dan pedestrian. Selain itu, Pemprov Jakarta juga tengah menanam pohon di sekitar lokasi CFD. “Mereka melihat sepanjang jalan, terutama yang di sisi timur, di sisi sebelah sini, ini, kan, belum 100 persen selesai. Masih ada pohon-pohon yang sedang ditanam karena memang baru selesai tanggal 22 Juni yang akan kami resmikan,” ujarnya.
Selain itu, ada juga saran mengenai kebersihan lingkungan dan pengaturan pedagang. Pramono meminta Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo untuk mengatur hal tersebut. “Memang jalur car free day terus terang tidak kita perbolehkan untuk siapa pun berdagang di tempat itu. Cuma hanya memang caranya mungkin lebih soft, tidak menimbulkan polemik di ruang publik,” tambahnya.
Tanggapan Warga
Salah seorang warga, Nita (31), menyambut baik adanya CFD di Rasuna Said. Sebelumnya, ia mengaku sering mengikuti CFD di Bundaran HI. Menurut dia, kehadiran CFD di Rasuna Said menjadi opsi baru bagi warga yang mencari tempat berolahraga santai tanpa terganggu kendaraan. “Bagus ya (ada CFD di Rasuna Said), warga jadi punya opsi lah. Saya mau lihat dulu review orang yang CFD-an di sana dimana. Nanti kalau katanya di situ enak, kayaknya bisa saya coba, deh,” ujarnya saat ditemui di kawasan Bundaran HI.
Sementara warga lain, Farhan mengaku CFD di Bundaran HI lebih nyaman ketimbang di Rasuna Said. “Saya waktu itu juga sempat ke sana. Iya, kalau menurut saya, ya, masih lebih enak di sini (Bundaran HI). Jalannya lebih luas aja gitu,” ujar dia. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi langkah pemerintah untuk menghadirkan lokasi CFD baru di Rasuna Said. “Opsi buat warga jadi lebih banyak. Jadi enggak numpuk (di satu tempat) lah,” ujarnya.



