Sutradara Anggy Umbara kembali menghadirkan proyek terbarunya berjudul 402 Rumah Sakit Korea dengan mengusung teknik found footage, sebuah pendekatan yang belum pernah ia lakukan sebelumnya dalam menggarap film. Dalam jumpa pers di CGV Grand Indonesia, Senin (6/7/2026), Anggy mengungkapkan bahwa proses kreatif dan teknis benar-benar berjalan beriringan sejak awal produksi.
Proses Kreatif dan Teknis Berjalan Bersamaan
“Jadi ketika izin gol, bener-bener langsung berjalan bareng antara creativity dan teknis. Kreatif ya ngomong sama Lele (penulis) bahwa harus begini. Jadi kita bener-bener pengen bikin film found footage yang bener-bener prosesnya itu dan hasilnya itu terjaga banget kualitasnya,” ujar Anggy Umbara.
Ia menegaskan, film ini bukan sekadar simulasi kamera tangan biasa. Teknik found footage yang digunakan membutuhkan perencanaan matang agar hasilnya terasa autentik dan tidak murahan. Anggy bekerja sama dengan penulis naskah Lele untuk memastikan setiap adegan terasa natural seperti rekaman asli.
Film Horor dengan Nuansa Baru
402 Rumah Sakit Korea mengusung genre horor yang dikemas dengan gaya dokumenter. Anggy sengaja memilih pendekatan ini untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih immersif. “Kami ingin penonton merasa seperti sedang melihat rekaman nyata, bukan sekadar film fiksi,” tambahnya.
Film ini menceritakan tentang sekelompok orang yang terjebak di sebuah rumah sakit tua di Korea dengan sejarah kelam. Dengan teknik found footage, penonton diajak menyaksikan kejadian-kejadian misterius dari sudut pandang karakter.
Komitmen pada Kualitas
Anggy Umbara dikenal sebagai sutradara yang produktif di genre horor. Namun, untuk proyek ini ia mengaku ingin memberikan sesuatu yang berbeda. “Kami benar-benar menjaga kualitas dari proses hingga hasil akhir. Setiap detail diperhatikan, mulai dari pencahayaan, suara, hingga editing,” jelasnya.
Film ini dijadwalkan rilis pada tahun 2026. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal tayang dan pemain yang terlibat. Namun, Anggy memastikan bahwa 402 Rumah Sakit Korea akan menjadi film found footage Indonesia yang patut diperhitungkan.



