JAKARTA - Debut solo Milly Alcock di DC Universe melalui film Supergirl menyimpan kejutan spesial yang terkait dengan sejarah panjang waralaba Superman. Aktris asal Australia itu mengungkapkan bahwa jubah yang ia kenakan dalam film arahan Craig Gillespie dibuat menggunakan material yang sama dengan jubah milik Christopher Reeve dalam film Superman tahun 1978.
Material Asli Superman Digunakan Kembali
Dalam podcast Raiders of the Lost Podcast, Alcock mengungkapkan, "Jubah saya di film ini dibuat ulang menggunakan material dari jubah Superman yang asli." Material sisa jubah Superman Christopher Reeve akhirnya dimanfaatkan untuk Supergirl. "Mereka menemukan ada sekitar 16 meter material itu yang tersisa, jadi itu sekarang ada di bagian belakang jubah saya," kata Alcock.
Penemuan material langka ini menjadi momen bersejarah bagi para penggemar DC. Alcock mengaku tidak menyangka bahwa kain asli yang digunakan Reeve puluhan tahun lalu masih tersimpan dan bisa dipakai kembali. "Ini seperti menghormati warisan Superman sambil membawa sesuatu yang baru," tambahnya.
Penggunaan material asli ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap aktor legendaris Christopher Reeve yang identik dengan Superman. Alcock mengaku bangga bisa mengenakan jubah yang memiliki nilai sejarah tinggi. Ia juga menyatakan siap menerima tanggapan dari penggemar, baik positif maupun negatif, atas perannya sebagai Supergirl.
Film Supergirl yang disutradarai Craig Gillespie ini menjadi debut solo Milly Alcock di DC Universe setelah sebelumnya ia dikenal lewat serial House of the Dragon. Keputusan menggunakan material asli Superman diharapkan memperkuat koneksi antara dua karakter ikonik tersebut.



