Jakarta – Grup band legendaris Slank kembali menjadi sorotan setelah merilis album terbaru mereka yang bertajuk Republik Fufufafa. Sejumlah netizen menilai bahwa melalui album ini, Slank seolah kembali ke setelan pabrik dengan menyuarakan kritik sosial yang mengingatkan publik pada karya-karya mereka di masa lalu. Namun, anggapan tersebut langsung dibantah oleh drummer Slank, Bimbim.
Bimbim: Slank Tidak Pernah Berubah
Dalam pernyataannya, Bimbim menegaskan bahwa Slank tidak pernah berhenti menyuarakan kritik sosial. Menurutnya, anggapan bahwa Slank baru kembali mengkritik pemerintah lewat album terbaru adalah keliru. “Slank tidak pernah berubah. Kami selalu konsisten dengan apa yang kami perjuangkan,” ujar Bimbim.
Album Republik Fufufafa
Album Republik Fufufafa sendiri berisi sejumlah lagu yang sarat dengan kritik sosial. Beberapa lagu di dalamnya dianggap mengingatkan publik pada gaya khas Slank di era 1990-an yang vokal mengkritik kebijakan pemerintah. Meski demikian, Bimbim menekankan bahwa kritik yang disampaikan tetap dalam koridor yang konstruktif.
- Slank merilis album Republik Fufufafa yang menuai respons positif dari penggemar.
- Netizen menilai album ini mengembalikan Slank pada gaya musik awal mereka.
- Bimbim membantah anggapan bahwa Slank baru kembali mengkritik pemerintah.
Bimbim juga menambahkan bahwa Slank selalu berusaha menyampaikan pesan-pesan sosial melalui musik mereka. “Kami tidak pernah berhenti. Hanya saja, mungkin ada yang tidak mendengarkan kami dalam beberapa waktu terakhir,” kelakarnya.
Respons Netizen
Di media sosial, album Republik Fufufafa menjadi perbincangan hangat. Banyak netizen yang memuji kembalinya Slank dengan kritik sosial yang tajam. Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan konsistensi Slank dalam beberapa tahun terakhir. Terlepas dari itu, Slank tetap optimis dengan karya terbaru mereka.
Dengan album ini, Slank berharap dapat kembali membangun kesadaran publik terhadap isu-isu sosial dan politik yang terjadi di Indonesia. Bimbim menutup pernyataannya dengan mengatakan, “Kami akan terus berkarya dan menyuarakan apa yang kami yakini benar.”



