KOMPAS.com - Setelah libur sekolah usai, rutinitas harian kembali berjalan normal. Anak-anak kembali ke sekolah, orangtua pun kembali bekerja. Salah satu masalah klasik yang kerap muncul di rumah sepulang berlibur adalah tumpukan pakaian kotor yang menggunung. Baca berita tanpa iklan dengan bergabung Kompas.com+
Masalah Bau pada Pakaian Setelah Liburan
Tidak hanya kotor, pakaian yang terlalu lama disimpan di dalam koper biasanya akan mengeluarkan bau tidak sedap dan apak. Berbeda dengan noda padat yang mudah terlihat oleh mata, partikel bau memerlukan penanganan yang lebih mendalam dan khusus.
Penyebab Bau Apak pada Pakaian
Bau apak muncul karena kelembaban dan kurangnya sirkulasi udara di dalam koper. Bakteri dan jamur berkembang biak di lingkungan lembab, menghasilkan senyawa yang menyebabkan bau tak sedap. Pakaian yang dibiarkan lembap dalam waktu lama akan semakin sulit dihilangkan baunya.
Tips Menghilangkan Bau Apak
- Rendam dengan Cuka Putih: Campurkan satu cangkir cuka putih ke dalam air hangat, lalu rendam pakaian selama 30 menit sebelum dicuci. Cuka bersifat asam dan mampu membunuh bakteri penyebab bau.
- Gunakan Baking Soda: Tambahkan setengah cangkir baking soda ke dalam deterjen saat mencuci. Baking soda membantu menetralisir bau dan membuat pakaian lebih segar.
- Jemur di Bawah Sinar Matahari: Setelah dicuci, jemur pakaian di bawah sinar matahari langsung. Sinar UV matahari bersifat desinfektan alami yang efektif membunuh bakteri dan menghilangkan bau.
- Tambahkan Minyak Esensial: Beberapa tetes minyak esensial seperti lavender atau tea tree oil pada kain pengering dapat memberikan aroma segar pada pakaian.
Pencegahan Bau Apak Saat Liburan
Untuk mencegah bau apak, selalu pastikan pakaian benar-benar kering sebelum dimasukkan ke dalam koper. Gunakan kantong vakum untuk mengurangi kelembaban, dan semprotkan sedikit pewangi pakaian sebelum perjalanan. Dengan perawatan yang tepat, pakaian Anda akan tetap segar sepanjang liburan.



