Dikepung Asap TPA Jatiwaringin, Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Dikepung Asap TPA Jatiwaringin, Warga Dapat Layanan Kesehatan

Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada warga Kecamatan Rajeg yang terdampak paparan asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Kebakaran yang telah berlangsung sejak Selasa (30/6/2026) ini mendorong respons cepat dari pihak kepolisian.

Layanan Kesehatan di Lokasi Pengungsian

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyatakan bahwa layanan kesehatan diberikan sebagai respons cepat terhadap dampak sebaran asap yang dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar TPA. Sejak Jumat (3/7/2026), tim Dokkes dari Unit Polresta Tangerang telah membuka pos bakti kesehatan di lokasi pengungsian Kampung Jungkel, Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dengan dokter umum, serta pemberian obat dan vitamin. "Selain itu pembagian masker guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap," ujar Indra di Tangerang, Sabtu (4/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Komitmen Polri dalam Situasi Darurat

Indra menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat. "Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan akses layanan kesehatan dengan cepat," kata dia. Selain itu, kepolisian mengimbau warga yang mulai merasakan keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan kesehatan lainnya agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan tidak memaksakan beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak. "Pencegahan jauh lebih baik agar kondisi tidak semakin memburuk," ujar Indra, seperti dilansir dari Antara.

Personel Polresta Tangerang juga terus melakukan patroli dan pengamanan permukiman warga yang ditinggalkan mengungsi, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin. "Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas yang terus kami kedepankan," tambah Indra.

Progres Pemadaman Kebakaran

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sekitar 30 persen dari luasan area kebakaran di TPA Jatiwaringin mulai padam dan terkendali pada Jumat (3/7). Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan bahwa pada hari keempat operasi pengendalian kedaruratan, dua armada helikopter water bombing masih dioptimalkan untuk mempercepat pemadaman. "Sementara ini kita bisa melihat, kalau pagi hari anginnya tidak terlalu kencang. Kawan-kawan petugas ini pun juga bekerjanya dimaksimalkan pada saat dari pagi, siang, malam," jelas Djohan.

Dalam memaksimalkan pengendalian kebakaran, pihaknya juga telah mengerahkan 18 armada pemadam kebakaran untuk menyisir titik-titik api yang belum terjangkau oleh unit pembom air. "Jadi sudah hari keempat, kita sudah mendatangkan dua helikopter water bombing, termasuk juga ada 18 pemadam kebakaran," tandasnya. Upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif untuk mengatasi kebakaran yang telah berlangsung sejak akhir Juni 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga