Siomay, Bakso, atau Soto Betawi? Ini yang Paling Tinggi Garam
Siomay, Bakso, atau Soto Betawi? Ini yang Paling Tinggi Garam

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkap hasil uji laboratorium terhadap kandungan natrium atau garam dalam tiga menu makan siang populer di Indonesia, yaitu siomay, bakso, dan soto Betawi. Melalui akun Instagram pribadinya @bgsadikin pada Sabtu (20/6/2026), ia menyampaikan peringatan serius bagi para penggemar makanan tersebut.

Hasil Uji Laboratorium: Soto Betawi Paling Tinggi Natrium

Berdasarkan data yang diungkapkan Menkes, soto Betawi menempati urutan pertama dengan kandungan natrium tertinggi, disusul bakso, lalu siomay. "Sering makan siomay tiap hari? Insya Allah hipertensi kata saya mah. Kok bisa? Jawabannya ada di bumbu kacangnya!" ujar Budi dalam unggahannya. Ia menjelaskan bahwa bumbu kacang pada siomay ternyata juga mengandung natrium yang signifikan meskipun tidak setinggi soto Betawi.

Mekanisme Natrium Picu Hipertensi

Menkes Budi mengingatkan bahwa konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi. Natrium yang masuk ke dalam tubuh akan menarik air, sehingga volume darah meningkat dan tekanan darah naik. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. "Makanan sehari-hari seperti siomay, bakso, dan soto Betawi memang lezat, tapi kita harus bijak mengonsumsinya," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Imbauan untuk Masyarakat

Budi menyarankan masyarakat untuk membatasi konsumsi makanan tinggi garam dan lebih memilih makanan segar. Ia juga mendorong produsen makanan untuk mengurangi kadar natrium pada produk mereka. "Kita bisa tetap menikmati kuliner favorit, tapi dengan porsi yang wajar dan diimbangi dengan olahraga serta konsumsi sayur dan buah," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga