RSUD Kota Bekasi Identifikasi 53 Korban Tabrakan Kereta, 3 Meninggal
53 Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Teridentifikasi

RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi berhasil mengidentifikasi para korban luka-luka hingga meninggal dunia akibat kecelakaan antara Kereta Api (KA) jarak jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Sebanyak 53 korban telah tercatat dalam proses identifikasi tersebut.

Data Korban Meninggal

Berdasarkan papan informasi yang terpantau di lokasi pada Selasa (28/4/2025), dari total 53 korban, terdapat tiga orang yang meninggal dunia. Ketiganya adalah:

  • Nuryati, perempuan, 62 tahun
  • Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun
  • Nurlaela, perempuan, 30 tahun

Korban Luka-Luka

Sementara itu, 50 korban lainnya mengalami luka-luka. Beberapa di antaranya telah dirujuk ke rumah sakit lain atau sudah diperbolehkan pulang. Berikut daftar lengkapnya:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  1. Desvita, perempuan, 56 tahun
  2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun
  3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun
  4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun
  5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun
  6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun
  7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun
  8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun
  9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun
  10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun
  11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)
  12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun
  13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun
  14. Yuliana, perempuan, 30 tahun
  15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun
  16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun
  17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun
  18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun
  19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun (dirujuk ke RS Mitra Plumbon)
  20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun (dirujuk ke RS Siloam)
  21. Nuryati, perempuan, 41 tahun
  22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun
  23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun
  24. Anggita, perempuan, 36 tahun
  25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun
  26. Purwanti, perempuan, 54 tahun
  27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun
  28. A. Regita, perempuan, 29 tahun
  29. Subandi, laki-laki, 42 tahun
  30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun
  31. Riki, laki-laki, 25 tahun
  32. Alivia, perempuan, 25 tahun
  33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun
  34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun
  35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun
  36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun
  37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun
  38. Laili, laki-laki, 26 tahun
  39. Rivan, laki-laki, 32 tahun
  40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun
  41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun
  42. Suryati, perempuan, 51 tahun
  43. Evi, perempuan, 52 tahun
  44. Shofie, perempuan, 24 tahun
  45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun
  46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun
  47. Despita, perempuan, 48 tahun
  48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun
  49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)
  50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun

Update dari KAI

Secara keseluruhan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ini mencapai lima orang. Selain itu, masih terdapat tiga korban yang terjepit di reruntuhan.

"Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu 5. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar 3," ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

"Dan yang sudah observasi di rumah sakit itu berjumlah 79. Rumah sakitnya ada sembilan RS," tambahnya.

Proses evakuasi masih terus berlangsung. Basarnas sebelumnya mengungkapkan kendala dalam evakuasi akibat kondisi kereta yang ringsek. Satu wanita yang sempat terjepit di KRL berhasil dievakuasi dengan menggunakan tandu dan bantuan oksigen.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga