Polisi masih memburu pelaku pembuangan bayi di toilet Kereta Api (KA) Sancaka relasi Jogja-Surabaya. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terselimuti lengkap dengan perlengkapan bayi, namun tanpa identitas.
Penemuan Bayi di Toilet Kereta
Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, mengungkapkan bahwa bayi tersebut ditemukan pada Sabtu (4/7/2026) oleh petugas kereta. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi baik dan telah dibekali beberapa pakaian serta selimut. Namun, tidak ada petunjuk mengenai nama atau identitas lainnya.
Petugas hanya menemukan perlengkapan bayi dan satu kotak susu yang ditinggalkan. "Ada (barang yang ditinggalkan), tapi kayaknya susu saja kemarin itu saya lihat. Susu kotak," kata Harno, Minggu (5/7/2026).
Pemeriksaan Saksi dan CCTV
Polisi saat ini tengah memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar stasiun dan dalam kereta untuk mengidentifikasi pelaku. Harno menambahkan bahwa bayi tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara Solo untuk pemeriksaan kesehatan. "Bayi dalam kondisi baik, tidak ada masalah kesehatan," ujarnya.
Harno juga mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa yang menyiapkan pakaian dan selimut untuk bayi tersebut. "Saya tidak tahu persis, karena itu sudah dari perjalanan sana. Jadi pak polisi menerimanya juga sudah ada diselimuti, ada disiapkan baju-baju itu. Siapa yang menyiapkan saya juga tidak mengerti," jelasnya.
Upaya Pengungkapan Pelaku
Kasus ini menjadi perhatian publik karena pembuang bayi hanya meninggalkan susu kotak dan pakaian tanpa identitas. Polisi terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV di sepanjang rute perjalanan KA Sancaka. Hingga saat ini, belum ada tersangka yang ditetapkan.
Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika mengetahui identitas bayi atau pelaku pembuangan. Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya dukungan bagi ibu yang mengalami kesulitan agar tidak mengambil tindakan nekat.



