Korban Luka Tabrakan KA di Bekasi Capai 90 Orang, 44 Sudah Pulang
Korban Luka Tabrakan KA Bekasi 90 Orang, 44 Pulang

Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 106 orang menjadi korban dalam kecelakaan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, sementara 16 orang lainnya meninggal dunia.

Data Korban Luka

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa dari 90 korban luka, sebanyak 44 pasien telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Sementara itu, 46 pasien lainnya masih menjalani observasi dan perawatan medis di sejumlah rumah sakit.

"Total korban 106 dengan rincian 90 pasien kondisi luka. Dari jumlah itu, 44 pasien sudah kembali dan 46 pasien diobservasi," ujar Budi Hermanto pada Rabu (29/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Korban Meninggal

Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat 16 orang meninggal dunia dalam insiden ini. Salah satu korban meninggal atas nama MC (25) dilaporkan pada hari yang sama.

"Update tanggal 29 April 2026 jam 11.00 WIB untuk satu pasien meninggal dunia atas nama MC (25)," sebutnya.

Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan terjadi pada Senin (27/4) malam, berawal dari sebuah taksi yang tertemper KRL di perlintasan tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Akibat kejadian tersebut, KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi menunggu. Kemudian KA Argo Bromo Anggrek datang dari belakang dan menabrak KRL tersebut.

Peristiwa ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. PT KAI telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat atas kejadian ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga