Tangis Keluarga Pecah saat Tahu Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Meninggal
Tangis Keluarga Pecah saat Korban Tabrakan Kereta Meninggal

Korban tabrakan dua kereta di Stasiun Bekasi Timur dilarikan ke RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat. Isak tangis keluarga dan rekan kerja korban pecah saat mengetahui korban sudah tidak bernyawa.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (28/4/2026) pukul 00.30 WIB, terlihat tangis pecah dari keluarga korban sesaat setelah petugas mengonfirmasi apakah jenazah merupakan keluarga mereka. Keluarga korban terdengar menangis dengan histeris.

Evakuasi Korban dan Konfirmasi Keluarga

Anggota keluarga korban meninggal dunia kemudian terus berdatangan setelah korban terkonfirmasi. Mereka terlihat datang dengan menangis. Salah seorang rekan kerja korban, Endang, menceritakan bagaimana dia mengetahui salah seorang korban yang berprofesi sebagai guru di SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur. Dia mengaku diperintahkan kepala sekolah untuk mencari informasi tentang korban.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Saya disuruh sama kepala sekolah saya, suruh nyari informasi. Udah ke sono tapi katanya udah dievakuasi gitu. Makanya kita sama pihak keluarga, sama orang tuanya, sama suaminya suruh nyebar gitu,” kata Endang ditemui di lokasi.

Endang mengetahui rekan kerjanya menjadi korban usai dipastikan oleh rekan gurunya di ruang jenazah. Dia mengaku langsung terkejut saat korban dipastikan merupakan rekan kerjanya.

Kronologi dan Duka Mendalam

“Yang jelas saya tadi lihat karena si Ibu temennya itu udah memastikan, ya saya juga malah ini gitu, kaget,” katanya. Endang kemudian menceritakan komunikasi terakhirnya dengan korban. Endang menyebut komunikasi terakhirnya adalah korban mengatakan minumannya tertinggal di sekolah.

Sebelumnya, KAI menyampaikan kini tercatat ada empat korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan KA Jarak Jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Lalu tercatat sudah ada 38 korban yang sudah dievakuasi.

“Tadi ada 38 orang yang sudah dievakuasi dan memang ada empat teridentifikasi meninggal dunia,” ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba di lokasi, Senin (27/4/2026). “Nanti identitasnya, ya di rumah sakit sudah di rumah sakit,” tambahnya.

Anne memastikan evakuasi terus dipercepat. Perjalanan kereta dari arah Gambir dan Senen sementara disetop. “Kami upayakan secepatnya, ini yang tadi makanya kita setop kereta dari Gambir dan Senen supaya mempercepat evakuasi,” katanya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga