Jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) sore bertambah menjadi sedikitnya 235 orang. Menteri Kesehatan Venezuela, Carlos Alvarado, mengumumkan angka tersebut dalam pernyataan terbarunya, Jumat (26/6/2026).
Operasi Penyelamatan Terus Berlanjut
Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan terhadap korban yang terjebak di reruntuhan bangunan. Alvarado dalam wawancara dengan televisi pemerintah pada Kamis (25/6) malam mengatakan, "Sayangnya, kami telah menerima sekitar 235 pasien yang tiba tanpa tanda-tanda vital atau meninggal dunia saat tiba di pusat-pusat layanan kesehatan kami."
AS Kirim Kapal Perang dan Bantuan Rp2,6 Triliun
Amerika Serikat mengerahkan dua kapal perang, sejumlah pesawat angkut, dan beberapa helikopter untuk membantu penanganan gempa di Venezuela. Washington juga menjanjikan bantuan sebesar US$150 juta (setara Rp2,6 triliun) untuk otoritas Caracas. Langkah ini menyusul dua gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang dekat pesisir Karibia. Survei Geologi AS (USGS) menyebut fenomena ini sebagai gempa bumi "doublet" atau gempa kembar yang menyebabkan banyak bangunan runtuh, merusak bandara utama Venezuela, dan memicu kekhawatiran jatuhnya banyak korban jiwa.
Prancis Matikan Reaktor Nuklir Imbas Panas Ekstrem
Otoritas Prancis mengambil langkah khusus menghadapi gelombang panas ekstrem, termasuk mematikan sejumlah reaktor nuklir untuk menghindari pembuangan air panas berlebih ke sungai yang suhunya sudah meningkat. Paris juga memberlakukan larangan konsumsi minuman beralkohol dan membatasi penjualannya selama gelombang panas yang membuat rumah sakit kewalahan menangani pasien.
Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon Sebelum Hizbullah Dilucuti
Israel menegaskan hanya akan menarik pasukannya dari Lebanon selatan jika Hizbullah telah dilucuti senjatanya. Sikap ini muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerukan Israel menarik pasukan secara sukarela. Tel Aviv bersikeras pasukannya akan tetap berada di zona keamanan di Lebanon, Gaza, dan Suriah selama diperlukan. Militer Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran dan mengerahkan pasukan darat ke Lebanon selatan setelah Hizbullah terlibat konflik sejak awal Maret.
Kim Jong Un Awasi Uji Coba Senjata yang Ancam Seoul
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawasi uji coba sistem artileri dan rudal yang ditingkatkan, dengan jangkauan tembak diklaim mampu menjangkau sebagian wilayah Seoul. Analis menyebut uji coba ini sebagai aksi "pamer kekuatan" terhadap Korea Selatan. KCNA melaporkan uji coba tersebut mencakup peluncur roket multiple dan hulu ledak untuk rudal balistik.



