Tawuran Pesilat di Tulungagung, Kaca Mobil Polisi Pecah Dilempar Batu
Tawuran Pesilat Tulungagung, Kaca Mobil Polisi Pecah

Tawuran antarrombongan pesilat terjadi di Kecamatan Pakel, Tulungagung, Jawa Timur, pada Minggu dini hari. Aksi saling lempar batu mengakibatkan kaca depan mobil patroli polisi pecah.

Kapolsek Pakel, AKP Anwari, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, massa yang sedang dalam iring-iringan konvoi penggembira acara Ijazah Kubro PSNU Pagar Nusa Trenggalek melintasi jalur Bandung-Pakel saat hendak pulang.

Kronologi Pelemparan Batu

Saat melewati area persawahan di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, tiba-tiba sekelompok pemuda yang sebelumnya bersembunyi muncul dari tengah persawahan dan melakukan pelemparan ke arah massa. "Awalnya itu sudah kami antisipasi karena biasanya keributan terjadi di sekitar pertigaan Sambitan sampai SDN 1. Sekarang tidak, titik lempar justru di area persawahan karena kondisinya sedang kering. Sebelumnya mereka bersembunyi di belakang rumah warga," kata AKP Anwari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Aksi saling lempar batu pun tidak terhindarkan. Meskipun situasi sempat memanas, insiden tersebut dilaporkan tidak memakan korban jiwa. Namun, kaca depan mobil Resmob Polres Tulungagung pecah terkena lemparan batu.

Penanganan Polisi

"Saat itu juga pasukan Dalmas yang ada di Sambitan kami tarik ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk meredam dan melerai massa," jelas AKP Anwari. Polisi berhasil mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai penangkapan terkait insiden tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga