TNI AD Bantah Viral Prajurit LGBT, Beri Pembinaan pada Jabbar Ramdhani
TNI AD Bantah Viral Prajurit LGBT, Beri Pembinaan

TNI Angkatan Darat (AD) membantah tuduhan bahwa seorang prajuritnya terlibat dalam perilaku LGBT yang viral di media sosial. Dugaan tersebut muncul setelah beredar video yang memperlihatkan dua pria, salah satunya mengenakan pakaian dinas upacara (PDU), yang kemudian menjadi spekulasi publik.

Pemeriksaan Menyeluruh Tidak Temukan Bukti

Kadispenad Brigjen Donny Pramono menyatakan bahwa TNI AD telah melakukan pendalaman secara menyeluruh. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, saksi, kesehatan jiwa dan fisik, Mental Ideologi, serta penelusuran jejak digital. Hasilnya, tidak ditemukan bukti yang mendukung tuduhan tersebut.

"Berdasarkan seluruh hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan romantis, hubungan seksual sesama jenis, maupun keterlibatan prajurit yang bersangkutan dalam perilaku LGBT sebagaimana yang dituduhkan dalam narasi yang beredar di media sosial," kata Brigjen Donny, Senin (8/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Spekulasi Publik Tidak Sesuai Fakta

Video yang viral menampilkan dua pria, salah satunya berseragam PDU. Warganet kemudian menyoroti penampilan, gestur, dan interaksi keduanya, yang memicu spekulasi. Namun, Kapuspen menegaskan bahwa konten tersebut tidak sesuai dengan fakta hasil pemeriksaan.

"Keterangan saksi, hasil pemeriksaan kesehatan, serta penelusuran jejak digital secara konsisten tidak menemukan indikasi adanya perilaku menyimpang sebagaimana yang dituduhkan," ujarnya.

Pembinaan Tetap Diberikan

TNI AD menegaskan tidak akan mentoleransi pelanggaran disiplin atau norma. Namun, dalam kasus ini, tidak ditemukan dasar cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran terkait LGBT atau perbuatan asusila. Meski demikian, pembinaan tetap dilakukan untuk meningkatkan kehati-hatian dalam pergaulan dan penggunaan media sosial.

"Meski demikian, pembinaan tetap akan dilakukan guna meningkatkan kehati-hatian dalam pergaulan dan penggunaan media sosial," tegas Brigjen Donny.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga